Ganggu Lalu Lintas, Satpol PP Aceh Barat Gusur Lapak Pedagang Musiman di Badan Jalan Kota Meulaboh

Lapak pedagang musiman di jalan nasional kota Meulaboh digusur petugas Satpol PP, Kamis (14//5/2020). (Ist)

Meulaboh, Acehportal.com - Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Aceh Barat menggusur lapak pedagang musiman yang berjualan di pinggir badan jalan kota Meulaboh yang dinilai telah mengganggu ketertiban lalu lintas.

Penggusuran terhadap pedagang ini dilakukan guna menghindari kecelakaan bagi para pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor. Sebab, adanya pedagang kaki lima yang membuka lapak dipinggir jalan itu membuat jalur tersebut menyempit.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Aceh Barat, TR Alaidinsyah saat dihubungi Acehportal.com, Kamis (14/5/2020) mengatakan, penertiban terhadap pedagang musiman di pinggir jalan tersebut dilakukan guna menjaga ketertiban dan ketentraman lalu lintas di kota Meulaboh.

"Karena para pedagang musiman tersebut menggunakan badan jalan untuk membuka lapak dagangannya sehingga aktivitas masyarakat Aceh Barat yang melintasi jalur tersebut sangat menggangu, sebab terjadinya penyempitan jalan," katanya.

Sementara itu, para pedagang yang ditertibkan tersebut sudah menjelang 15 hari puasa membuka lapak di pinggir jalan kota Meulaboh. Lokasi ersebut juga dijadikan lapak berjualan para pedagang setiap memasuki Hari Raya Idul Fitri seperti tahun-tahun sebelumnya,

Mereka yang berjualan kue lebaran dengan cara memasang tenda hingga mengenai badan jalan dinilai telah mengganggu lalu lintas, sehingga Satpol PP yang dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) serta kepolisian setempat menggusurnya. Namun, peralatan seperti tenda, rak, meja dan lainnya dikembalikan kepada pemiliknya.

Pembongkaran lapak dagangan yang dilakukan oleh petugas Satpol PP serta dibantu kepolisian dan Dishub ini berjalan lancar dan tidak mendapatkan perlawanan dari sejumlah para pedagang musim itu.

"Kita Satpol PP terus melakukan penertiban ini jika ada pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan, hal ini kita lakukan demi ketertiban dan ketentraman lalu lintas. Jika pedagang tersebut kembali membuka dagangannya lagi, kita akan melakukan penggusuran kembali," tutupnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...