Pohon dan Tiang Listrik Tumbang

Belasan Rumah di Pulo Aceh Rusak Diterpa Angin Kencang

Rumah salah satu warga Pulo Aceh tertimpa pohon yang tumbang karena angin kencang (Ist)

Jantho, Acehportal.com - Belasan rumah warga di Gampong Lamteng Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar rusak setelah diterpa angin kencang yang melanda di wilayah setempat, Jumat (8/5/2020) pagi.

Rumah warga yang rusak berjumlah 11 unit, dimana dua rumah warga mengalami rusak berat dan sembilan rumah warga lainnya mengalami rusak ringan.

Informasi yang dihimpun dari petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar, Iqbal, rumah yang rusak berat tersebut adalah milik Agus Lian dan Amir Muslim.

Sementara, sembilan rumah lainnya milik Abdullah, Hidayatullah, M Isa, Rahmad, Muzakir, Zaini, Darwis, Tgk Zainun serta Saifullah.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun atap belasan rumah warga rusak berat dan ringan," ujarnya Sabtu (9/5/2020) malam.

Iqbal menjelaskan, selama ini hujan deras dan angin kencang melanda Pulo Aceh yang merupakan daerah kepulauan. Dari keterangan warga sekitar, beberapa rumah sempat digenangi air namun langsung surut kembali.

"Petugas pusdalops BPBD Aceh Besar terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan warga di kepulauan itu untuk melakukan pendataan dampak dari kejadian angin kencang yang disertai hujan," ungkapnya.

Menurut keterangan warga, jelasnya, ada beberapa gampong lain yang juga ikut terdampak dari kejadian ini yaitu di Gampong Alue Reuyeung dan Gampong Rabo. Disana, angin kencang merubuhkan beberapa pohon hingga ada menimpa rumah warga.

"Untuk data detail kerusakan di wilayah tersebut belum dapat diakses secara baik oleh petugas, mengingat sarana komunikasi yang sulit. Hingga kini menurut keterangan Imuem Mukim setempat yang dikonfirmasi, untuk penanganan dilakukan warga secara gotong royong memperbaiki rumah yang rusak serta membersihkan saluran, termasuk pohon yang tumbang," jelasnya.

Menurutnya, kendala yang dialami yakni berupa sulitnya akses transportasi ke Pulo Aceh yang berada di kepulauan. Dengan kondisi cuaca buruk, sulit untuk petugas dapat segera menuju ke lokasi kejadian.

Sarana komunikasi di Pulo Aceh juga terbatas dan sulit, mengingat terbatasnya jaringan komunikasi hingga berimbas pada terhambatnya pendataan dampak dari kejadian. Lalu, jaringan penerangan PLN juga terputus pasca kejadian ini.

"Masyarakat juga sulit menuju gampong lain karena banyak pohon berukuran besar tumbang membentang di atas badan jalan dan menimpa kabel listrik," katanya lagi.

"Terbatasnya personel TRC BPBD juga menjadi kendala, mengingat banyak wilayah kecamatan yang terdampak dari hujan serta angin kencang yang mengakibatkan banjir, longsor dan pohon tumbang," tutupnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...