Kementerian Anggarkan Dana untuk Pembangunan

Warga Khawatir Tanggul yang Difungsikan sebagai Pemecah Ombak Tak Bisa Dipakai Lagi

Kondisi tanggul yang difungsikan sebagai pemecah ombak jebol di Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (8/5/2020). (Ist)

Meulaboh, Acehportal.com - Akibat hantaman gelombang tinggi membuat tanggul pasir di wilayah pesisir pantai Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat jebol.

Ruas jalan penghubung antar gampong yang berdekatan dengan laut di daerah itu tertimbun pasir dan tak bisa dilintasi.

Amatan media ini, tanggul pasir yang dipasang di pantai Gampong Ujong Kalak, Suak Indrapuri dan Pasir yang berfungsi sebagai pemecah ombak itu tak bisa dipakai lagi. Sebagian daratan pantai yang dulunya difungsikan sebagai lokasi wisata juga sudah menjadi lautan.

Di sepanjang bibir pantai gampong setempat sudah tak ada lagi daratan, hanya tersisa permukaaan tanggul pasir yang sudah amblas terus dihantam ombak.

Jalan penghubung antar gampong juga ditutupi pasir setebal lebih kurang 10 sentimeter. Kendaraan roda dua tidak bisa melintas lagi, aspal jalan juga terus terkikis oleh air laut hingga rusak parah. Ombak tinggi terkadang juga sampai ke permukiman warga.

Kendatipun, warga tiga gampong tersebut memang sudah biasa dengan kondisi demikian setiap tahunnya, namun sebab tak ada lagi pemecah ombak dibibir pantai karena sudah jebol menjadi kekhawatiran.

Tanggul permanen yang dibangun juga tidak berfungsi lagi karena sebagian telah rubuh ke laut, sisanya diprediksi akan ikut rubuh jika gelombang tinggi terus melanda pesisir pantai.

Kadis PUPR, Kurdi merespon cepat soal penanganan kondisi  tersebut. Ia mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menganggarkan sebesar Rp 13 miliar untuk pembangunan tanggul di gampong Pasir.

“Hasil koordinasi kami dengan Asisten Provinsi II dan Bappeda Aceh, untuk tahun ini kementerian PU ada paket pengaman pantai dengan pagu Rp 13 Miliar, sudah ditender dengan pagu Rp 11 Miliar,” kata Kurdi, Kamis (7/5/2020) malam.

Kurdi menyebutkan, pada tanggal 15 April lalu, pihak terkait juga suda melakukan pengukuran untuk pembangunan pengaman pantai disana.

“Mudah-mudahan bisa cepat dilakukan penanganannya,” tandasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...