Rampas Uang 320 Juta dan Motor di Darul Imarah, Pelaku Didor

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto bersama Kasat Reskrim, AKP M Taufiq dan Kasubbag Humas, Iptu Hardi menunjukkan barang bukti rampasan pelaku di Mapolresta Banda Aceh, Senin (4/5/2020). (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Tersangka HUS alias MI (31) warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar harus menerima timah panas kepolisian atas tindakan yang diperbuatnya.

Ia merampas uang senilai 320 juta dan sepeda motor milik seorang pedagang bernama Zulmaidi (42), warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (13/4/2020) malam.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, pelaku yang diketahui juga pernah bekerja di toko milik korban ini tega merampas uang milik mantan majikannya.

"Korban saat itu kembali dari tokonya menuju rumah dengan membawa hasil penjualannya menggunakan sepeda motor miliknya. Tiba-tiba dua pelaku menggunakan sebo dari tempat persembunyian melompat ke arah korban," kata Kapolresta, Senin (4/5/2020).

Namun, saat itu antara korban dan pelaku terjadi perlawanan sehingga salah satu pelaku mengalami luka di bagian telinga dan pelaku melarikan motor serta uang yang disimpan dalam bagasi.

"Uang milik korban itu hasil penjualannya selama seminggu di toko Teuka Baru di Darul Imarah, Aceh Besar," kata Kapolresta bersama Kasat yang juga didampingi Kanit Jatanras, Ipda Krisna Nanda Aufa dan Kasubbag Humas, Iptu Hardi.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LP.B /179/IV/yan.2.5/2020/SPKT tanggal 14 April 2020 tentang perampasan yang merugikan korban sebesar 336 juta, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini berdasarkan barang bukti yang tertinggal di TKP berupa sandal jepit dan kantong plastik warna hitam milik pelaku.

"Personel Unit Jatanras dan Unit Ranmor melakukan olah TKP bersama Unit Intelkam Polsek Darul Imarah dan melakukan pemeriksaan terhadap korban serta saksi lainnya terkait barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian," ungkapnya.

Setelah menemukan titik terang, petugaa melakukan penangkapan terhadap MM alias Amar (20) warga Aceh Besar yang ikut serta melakukan aksi kejahatan pada malam itu dengan membawa hasil rampasan menggunakan motor milik korban.

Tersangka MM alias Amar ini ditangkap polisi pada Kamis (28/4/2020) sekitar jam 23.00 WIB di rumahnya.

Dari keterangan MM alias Amar, petugas lalu bergerak menuju ke rumah yang dihuni pelaku lainnya yakni HUS alias MI yang berada di Komplek Perumahan Arab Saudi, Miruk, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Jumat (29/4/2020) dini hari.

Setiba di rumah itu, selain mengamankan pelaku HUS alias MI, petugas juga mengamankan juga isteri pelaku yang telah menikmati hasil kejahatan yang dilakukan oleh suaminya itu serta barang bukti lainnya dari hasil kejahatan yang dilakukan.

"Barang bukti yang diamankan berupa plastik hitam yang diikat tali, sepasang sandal jepit,  uang senilai Rp 99 juta, motor Spin, Vario dan Scoopy beserta BPKB dan STNK asli, kasur, kipas angin, kompor gas, lima mayam gelang emas, tabung gas serta tiga unit handphone," ungkap Trisno.

Saat pelaku HUS alias MI dibawa, ia sempat berontak dan melawan petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku. Pelaku pun lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis.

"Dalam kasus ini, turut diamankan seorang wanita yakin EL (33), istri sirih dari HUS alias MI yang mengetahui perbuatan suaminya serta menikmati hasil kejahatan dengan membeli gelang emas seberat 5 mayam serta membeli handphone," jelasnya.

Tersangka HUS alias MI dan MM Alias Amar dijerat Pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Sementara itu, isteri HUS alias MI dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...