Polres Nagan Raya Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Tambang Ilegal di Beutong ke Jaksa

Sat Reskrim Polres Nagan Raya serahkan dua tersangka ke Kejari Nagan Raya, Senin (4/5/2020). (Ist)

Sukamakmue, Acehportal.com - Sat Reskrim Polres Nagan Raya melimpahkan perkara pertambangan ilegal yang ditanganinya ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari Nagan Raya), Senin (4/5/2020). Pelimpahan ini disertai dengan penyerahan tersanga dan barang bukti.

"Pukul 11 tadi Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Nagan Raya menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus tambang ilegal di Beutong ke Kejari Nagan Raya," ujar Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhilah Aditya Pratama.

Tersangka yang diserahkan ke Jaksa yakni Rasyidin dan Daharisyam selaku operator beko, sementara barang bukti yang diserahkan adalah satu unit alat berat jenis ekskavator (beko) bersama dua lembar ambal penyaring.

"Lalu juga ada sebuah indang serta emas pasir yang terbungkus plastik bening yang beratnya kurang lebih 23 gram," kata Kasat.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Senin (9/3/2020) sore lalu Sat Reskrim Polres Nagam Raya menggerebek sebuah tambang emas ilegal di kawasan Gampong Blang Neuang, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Lokasi pertambangan itu berada sejauh 50 kilometer dari gampong yang harus ditempuh selama tiga jam perjalanan menggunakan kendaraan disambung satu jam berjalan kaki.

Saat penggerebekan, petugas mengamankan dua alat berat beko yang sedang bekerja di lokasi beserta tiga orang pekerja. Namun, satu alat berat lainnya adalah temuan tanpa pemilik, sementara satu orang lainnya yang sempat diamankan dan diperiksa ditetapkan sebagai saksi.

"Penggerebekan dilakukan atas informasi masyarakat tentang adanya kegiatan pertambangan ilegal, pelaku dijerat sesuai Pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba," tambah Kasat Reskrim.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...