Tiga Warga Aceh Tamiang yang Nyantri di Ponpes Temboro Jawa Timur Positif Covid-19

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam siaran pers-nya, Kamis, 9 April 2020

Banda Aceh, Acehportal.com - Tiga warga Aceh Tamiang yang nyantri di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur diketahui positif Corona (Covid-19).

Menyusul santri AJ dan MAH, santri MF juga positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab dengan sistem Real Time Polymerase Cahin Reaction (RT-PCR) di Balai Litbangkes Aceh, Lambaro, Aceh Besar.

Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Minggu (3/5/2020).

Menurut pria yang akrab disapa SAG itu, laki-laki 19 tahun itu selama ini belajar di Ponpes Temboro dan pulang ke Aceh bersama AJ, MAH dan teman-temannya yang lain.

“MAH sudah negatif dan sembuh kemarin, mereka sama-sama nyantri di Ponpes Al-Fatah, Temboro, Magetan, Jatim,” kata SAG.

Ia menjelaskan, MF dirujuk ke RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh dari RSUD Pemkab Aceh Tamiang pada 24 Maret 2020 karena hasil raped tes di RSUD Aceh Tamiang menunjukkan tanda reaktif dan memiliki gejala peneumonia.

Di RSUDZA, tim medis melakukan rontgen thorax dan mengambil swab pertama MF pada 26 April 2020. Pemeriksaan terhadap cairan tenggorokan dan cairan hidung MF tersebut hasilnya negatif.

Sesuai prosedur penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kata SAG, hasil swab pertama dikonfirmasi lagi dengan uji swab kedua. Tim medis RSUDZA mengambil lagi cairan tenggorokan dan cairan hidung MF pada 30 April 2020. Pemeriksaan dengan sistem RT-PCR di Balai Litbangkes Aceh, ternyata MF konfirmasi positif Covid-19 pada 3 Mei 2020.

“MF kini dirawat di Pinere, RSUDZA, keluarga tidak perlu panik dan cemas berlebihan. MF akan sembuh seperti delapan pasien Covid-19 lainnya,” kata Juru Bicara yang juga Magister Kesehatan Masyarakat bidang Epidemiologi Komunitas itu.

SAG juga mengatakan, Gugus Tugas Covid-19 Bidang Kesehatan Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Tamiang akan menerapkan protokol kesehatan terhadap keluarga dan kontak erat MF di Aceh Tamiang.

Ikuti saja protokol tersebut. Para santri yang pulang dari klaster Magetan juga akan diambil swab untuk diperiksa dengan RT-PCR oleh Gugus Tugas Covid-19, karena sudah tiga orang terbukti terinfeksi dengan virus corona, kata SAG lagi.

Jumlah Kasus

Selain itu SAG menjelaskan, dengan konfirmasi positif MF, jumlah kasus Positif Covid-19 di Aceh per tanggal 3 Mei 2020 pukul 15.00 WIB menjadi 12 orang dengan rincian 3 orang dalam perawatan rumah sakit rujukan, 8 orang telah sembuh dan 1 kasus meninggal dunia pada Maret 2020 yang lalu.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP), lanjut SAG lagi, bertambah 9 orang hari ini, menjadi total 1.911 kasus. Rinciannya, sebanyak 226 orang masih dalam proses pantauan petugas kesehatan, 1.685 kasus telah selesai menjalani proses pemantauan atau karantina mandiri.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan, tetap 90 orang. Riciannya, sebanyak 6 pasien sedang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di provinsi maupun kabupaten/kota, 83 orang telah sehat dan 1 kasus lainnya meninggal dunia pada Maret 2020.

“Kita tidak boleh mengucilkan ODP, PDP, maupun Covid-19 beserta keluarganya. Penyakit ini tidak ada kaitan dengan perbuatan maksiat atau aib, virus Corona bisa bisa menyerang siapa saja dan kita akan mengalahkannya dengan saling mendukung, bekerja sama, dan disiplin menjalankan prosedur pencegahannya,” pungkas Jubir SAG.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...