Sebanyak 60 Personel Baru Dit Samapta Dibaretkan di Mapolda Aceh

Dir Samapta Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar memakaikan baret kepada salah satu perwakilan Bintara remaja (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Sebanyak 60 orang anggota polisi baru (Bintara remaja) yang selama ini bertugas di Dit Samapta Polda Aceh usai pendidikan menjalani upacara pembaretan di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/4/2020).

Dari 60 orang anggota polisi baru atau Bintara remaja ini, diketahui 13 orang diantaranya adalah polisi wanita (Polwan) dan 47 orang lainnya adalah polisi laki-laki (Polki).

Upacara pembaretan (penyematan baret) Bintara Remaja Dit Samapta Korps Sabhara Polda Aceh ini dipimpin langsung Dir Samapta, Kombes Pol Misbahul Munauwar yang bertindak sebagai inspektur.

Sebelum penyematan baret, puluhan Bintara remaja mengikuti sejumlah kegiatan lain seperti berjalan kaki dari Pantai Alue Naga menuju ke Polda Aceh hingga membagikan masker kepada masyarakat yang ada di sekitar Polda Aceh.

Kegiatan itu, dipimpin Wadir Samapta, AKBP Riza Yulianto. Dimana, saat berjalan kaki para Bintara remaja ini tetap mengikuti protokoler kesehatan yang telah ditetapkan seperti berjaga jarak dan menggunakan masker.

Setiba di Mapolda Aceh, puluhan Bintara remaja ini lalu disambut dan menjalani upacara pembaretan. Pembaretan pun dilakukan secara simbolis oleh Dir Samapta terhadap dua perwakilan Bintara remaja baik Polki maupun Polwan.

Dalam amanat Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada yang dibacakan Dir Samapta, Kombes Pol Misbahul Munauwar disebutkan, pembaretan ini adalah salah satu momen penting dan menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas kedepan.

Dimana, pemasangan baret Sabhara merupakan tanda Bintara remaja memasuki dunia baru sebagai polisi sejati, polisi yang tahu dan paham sebagai seorang Bhayangkara.

"Untuk menjadi Bhayangkara tidak mudah, dibutuhkan profesionalisme yang dilandasi etika dan moral. Ada keterampilan yang harus diasah setiap hari hingga pensiun nanti dan ada ilmu pengetahuan yang dimiliki," kata Misbah.

"Pembaretan ini hanya awal mula untuk masuk ke dunia baru, hari ini sampai seterusnya anda menjadi polisi yang sebenarnya dan tantangan tugas semakin berat. Menjadi polisi itu tidak mudah karena sebagai pengayom dan pelindung masyarakat yang harus siap kapan pun," lanjutnya.

Dirinya juga meminta para Bintara remaja yang baru mendapatkan baret ini untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat.

"Apa yang didapat hari ini adalah awal pengabdian dan jalan masih panjang, harus mampu menerapkan kinerja secara optimal, profesional, disiplin dan proporsional," tegas mantan Kabid Humas Polda Aceh ini.

Selain itu, puluhan Bintara remaja ini juga diingatkan untuk selalu berpedoman kepada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya Serta selalu belajar untuk meningkatkan pengetahuan di bidang kepolisian.

"Jaga kehormatan diri dan institusi, keluarga dan khususnya satuan Dit Samapta yang kita cintai ini. Hindari seluruh perbuatan tercela atau pun yang melanggar hukum yang dapat merugikan institusi Polri dan diri sendiri," jelas Kombes Pol Misbahul Munauwar.

"Selamat bergabung dan jadikan Dit Samapta ini sebagai kebanggaan dengan menjadi sosok yang melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat. Juga selamat berpuasa, tetap semangat, semoga ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadhan 1441 Hijriah ini diterima Allah SWT," tutupnya.

Usai penyampaian amanat Kapolda Aceh, perwakilan Polki dan Polwan yang telah menerima baret ini selanjutnya mengikuti prosesi mandi bunga yang selama ini telah menjadi tradisi saat momen khusus.

Begitu pun dengan puluhan Bintara remaja lain, setelah menerima pembaretan mereka dimandikan oleh para senior dan pejabat Dit Samapta Polda Aceh yang menyemprotkan air menggunakan kendaraan taktis (Rantis) Water Canon.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...