Polres Bireuen Amankan Senpi Ilegal Buatan Amerika Serikat di Samalanga

Senjata dan amunisi aktif yang diamankan polisi di Samalanga, Bireuen (Ist)

Bireuen, Acehportal.com - Polres Bireuen mengamankan sepucuk senjata api ilegal jenis pistol Revolver S&W di wilayah Kecamatan Samalanga, Bireuen, Senin (20/4/2020) sore kemarin.

Diketahui, senjata api ilegal ini milik seorang pria berinisial S (45), Wiraswasta, warga Samalanga yang saat ini berstatus sebagai buronan.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan mengatakan, senjata api ini diamankan oleh personel Sat Intelkam Polres Bireuen yang dipimpin AKP I Ketut Supriyatnha.

"Pengungkapan kasus kepemilikan senpi ilegal ini dilakukan Sat Intelkam berdasarkan penyelidikan atas informasi masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (22/4/2020) malam.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan pengembangan itu, Kasat Intelkam bersama timnya langsung bergerak menuju ke rumah S yang berada di Gampong Lueng Keube, Kecamatan Samalanga, Bireuen.

"Saat hendak ditangkap, S sedang berada di halaman rumahnya langsung lari masuk ke dalam rumah sambil mengunci pintu dan loncat melalui jendela belakang," jelasnya.

Untuk menggeledah rumah milik S, polisi lalu menghubungi perangkat gampong setempat agar turut menyaksikan penggeledahan sebagai saksi.

"Dari penggeledahan ditemukan sepucuk senjata api ilegal jenis S&W Revolver buatan Amerika Serikat (USA) beserta tiga butir amunisinya," kata mantan Kapolres Aceh Tenggara ini.

Selain pistol dan amunisinya, polisi juga menemukan amunisinya aktif lainnya yang terdiri dari sebutir amunisi untuk senjata jenis Ces, 12 amunisi pistol jenis FN serta sebuah borgol berlogo Polres yang ada di celah dinding kamar rumahnya.

"Kini barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolres Bireuen guna penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

"Diimbau kepada yang bersangkutan segera menyerahkan diri, keluarga juga diminta untuk dapat membantu kepolisian agar S menyerah, karena ia akan terus diburu atas kasus kepemilikan senpi ilegal ini," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...