Meski di Tengah Pandemi Corona, Salat Tarawih Tetap Diperbolehkan di Aceh

Jemaah shalat Jumat di Masjid Nasional Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Maret 2020. Terlihat seorang pria memakai masker di tengah merebaknya virus corona di Malaysia.(FAZRY ISMAIL/EPA-EFE)

Banda Aceh, Acehportal.com - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan Tausyiah dengan Nomor 5 Tahun 2020 terkait ibadah di bulan ramadan.

Salah satu poin dalam tausiah itu disebutkan, pelaksanaan salat tarawih tidak dilarang dan tetap digelar seperti biasa.

Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali mengatakan, keputusan ini diambil dari pandangan sejumlah tokoh, pejabat pemerintahan dan para ulama yang ada di Aceh.

Melihat kondisi sekarang, salat tarawih berjemaah tetap dilaksanakan meski di tengah wabah Corona (Covid-19).

"Ada 13 poin dalam Tausyiah itu terkait pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan, jadi tetap salat tarawih berjemaah dilakukan seperti biasa di masjid," ujarnya Selasa (31/4/2020).

Meski demikian, jelasnya, ada beberapa protokol kesehatan yang harus diterapkan oleh masyarakat, seperti misalnya ke masjid harus menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri.

Lalu, pihak pengelola masjid diimbau agar tidak menggelar ambal saat salat dan terkait jarak antar shaf, akan dikembalikan kebijakannya ke masjid-masjid.

"Tetap membawa sajadah sendiri-sendiri dan warga kita minta untuk terapkan protokol kesehatan," kata Tgk Faisal.

Ia menambahkan, dalam salat tarawih di tengah Corona pihaknya juga tidak mengatur waktu saat salat tarawih nantinya apakah dikurangi atau tidak.

"Seperti biasa, tidak ada diatur waktu," tambah Wakil Ketua KPU Aceh, Tgk Faisal Ali.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...