Pria Ini Ditangkap Polisi Usai Ancam dan Ayunkan Parang ke Rekan Kerjanya

Sebilah parang yang digunakan pelaku diamankan polisi sebagai barang bukti (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Sat Reskrim Polres Nagan Raya mengamankan seorang pria yang melakukan pengancaman dengan menggunakan sebilah parang, Jumat (17/4/2020) kemarin.

Pelaku diamankan polisi di kawasan Gampong Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, tepatnya di kawasan Kantor Afdeling 9 PT Usaha Semesta Jaya (UDH).

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno mengatakan, pelaku yang diamankan berinisial AL (51), warga setempat. Ia diketahui mengancam seorang karyawan perusahaan itu yakni Dahnial (50), warga asal Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil.

"Pelaku mengancam korban dengan cara datang ke Kantor Afdeling 9 PT USJ sembari membawa parang berukuran sepanjang 40 sentimeter," ujar Kapolres Minggu (19/4/2020).

Pelaku yang datang ke kantor itu tiba-tiba mengejar korban dengan mengayunkan parang yang dibawa ke arah korban. Sontak, korban yang kaget langsung menahannya dengan sebuah pipa aluminium hingga perselisihan itu pun dilerai rekan-rekan sekantor lainnya.

"Korban membuat laporan akhirnya kita tindaklanjuti, pelaku diamankan bersama sebilah parang berukuran 40 sentimeter serta sebuah pipa aluminium berukuran 1,5 meter," jelas Kapolres.

Sementara, Kasat Reskrim, AKP Fadhilah Aditya Pratama yang dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, peristiwa itu terjadi karena permasalahan pemotongan gaji pelaku di kantor tersebut.

Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap AL dan sejumlah saksi lainnya, diketahui AL kerap tidak masuk kerja sehingga pihak perusahaan setempat mengambil tindakan berupa pemotongan gaji terhadap AL yang juga sebagai karyawan perusahaan.

"Tersangka ini diketahui kerap berulah, tidak masuk kerja sehingga gajinya dipotong perusahaan dan ia kesal hingga mengancam dan menyerang korban, korban sendiri adalah atasan pelaku atau orang yang punya jabatan di perusahaan," ungkapnya.

Peristiwa pengancaman kemarin adalah ulah paling fatal yang dilakukan pelaku yang membahayakan keselamatan dan nyawa orang lain. Sehingga, polisi dapat menahan AL atas apa yang telah diperbuat.

"Pelaku masih ditahan di Mapolres Nagan Raya dan diproses hukum lanjut, untuk korban sendiri tidak ada yang cedera karena sempat menahan serangan pelaku dan langsung dilerai rekan kantor lainnya," tambah Kasat.

Penulis:Hafiz
Rubrik:HukumPeristiwa

Komentar

Loading...