Oknum Pengacara Magang Diduga Terlibat

Sat Reskrim Polres Bireuen Tangkap Komplotan Pembobol ATM, Lima Orang Buron

Sat Reskrim Polres Bireuen saat konferensi pers Rabu (15/4/2020) (Ist)

Bireuen, Acehportal.com - Sat Reskrim Polres Bireuen menangkap komplotan pembobol ATM yang beraksi di Kecamatan Kota Juang, Bireuen pada 1 April lalu yang mencuri uang sekitar Rp 165 juta. Penangkapan ini dilakukan di dua lokasi terpisah yakni di Subulussalam dan Tapanuli Tengah.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasat Reskrim, Iptu Dimas Adhit Putranto mengatakan, para pelaku ditangkap secara terpisah di kawasan Tapanuli Tengah dan Subulussalam pada Sabtu (11/4/2020) dan Minggu (12/4/2020) kemarin setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan.

"Pelaku yang ditangkap yakni SY (40), warga Aceh Singkil serta HSP (33), JR alias Alex (36) dan LT alias Gita (31) yang merupakan warga Medan, Sumatera Utara," ujarnya Rabu (15/4/2020).

"Selain itu, ada beberapa tersangka lain yang belum ditangkap dan kini masih dalam pengejaran polisi yang telah mengetahui identitasnya. Para pelaku adalah lelaki dan perempuan yang memiliki peran masing-masing dalam kasus itu," kata Kasat.

Ia menjelaskan, setelah petugas melakukan olah TKP di lokasi pencurian uang ATM waktu lalu, Sat Reskrim Polres Bireuen langsung menuju ke Subulussalam pada Jumat siang untuk mengambil satu tersangka yang sebelumnya telah ditangkap oleh personel Polres Subulussalam yakni SR.

"Setelah tiba di Subulussalam dan berkoordinasi dengan Kapolres, AKBP Qori Wicaksono, kita langsung membawa tersangka SR untuk pengembangan kasus ke Tapanuli Tengah," ungkap Dimas.

Keesokan harinya saat tiba di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, petugas langsung berkoordinasi dengan Polres Tapanuli Tengah dibawah kepemimpinan Kapolres, AKBP Sukamat.

Tim gabungan Sat Reskrim Polres Bireuen dan Polres Tapanuli Tengah pun langsung memburu para pelaku lainnya usai melakukan pemetaan.

"Setelah diketahui keberadaan pelaku lain, penangkapan langsung dilakukan secara paksa, saat itu para pelaku hendak berangkat menggunakan sebuah mobil Rush sehingga langsung dihentikan," bebernya.

Saat ini, sejumlah tersangka lain pun masih dalam pengejaran. Dimana, buronan lainnya ini terdiri dari lelaki dan perempuan yang diketahui memiliki peran masing-masing.

"Dari penangkapan ini diamankan barang bukti berupa sebuah mobil minibus, handphone, sejumlah kartu ATM, tol dan alat bantu lainnya termasuk uang tunai senilai Rp 5 juta," tambahnya.

*Oknum Pengacara Magang Diduga Terlibat

Sementara itu, dalam kasus ini diketahui ada lima orang tersangka yang masih buron. Dimana, kelima tersangka itu adalah lelaki dan perempuan yang salah satunya diketahui sebagai calon pengacara (pengacara magang).

Mereka adalah MI (nama panggilan) (50), Petani dan JU (40), Wiraswasta yang merupakan warga Aceh Tenggara, KS (45), Sopir dan EM (34), Pengacara Magang yang merupakan warga Sumatera Utara serta BW (nama panggilan) (28), warga Lampung.

"Identitas dan keberadaan sudah diketahui, tim masih di lapangan untuk mengejar pelaku lainnya. Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini ada sebuah mobil, uang tunai senilai lima juta lebih, alat bantu pembobolan ATM dan lainnya," tambah Kasat.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...