Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Daerah, DPRK Aceh Barat Adakan Rapat bersama Unsur Lainnya

Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi

Meulaboh, Acehportal.com - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat merespon terkait video yang diduga mencemarkan nama baik daerah Meulaboh yang saat ini mulai viral di media sosial.

Berdasarkan hal tersebut pihak dewan menggelar rapat turut mengundang Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda dan perwakilan eksekutif. Rapat itu berlangsung di Ruang DPRK, Kamis (9/4/2020) sore.

Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan terus memantau apa saja yang menjadi persoalan di kalangan masyarakat, bahkan termasuk akun YouTube "endatu project" yang diduga mengunggah sebuah video mengandung kata-kata tak pantas yang saat ini sudah dilaporkan pemuda Meulaboh ke Mapolres Aceh Barat.

"Hasil rapat kita dengan Kapolres Aceh Barat dan eksekutif adalah biarkan mereka yang terlibat dalam video itu di proses secara hukum. Dan kasus ini kita serahkan kepada pihak yang berwajib, supaya mereka yang terlapor, ditindaklanjuti secara hukum yang berlaku," kata Samsi Barmi.

Ketua DPRK juga mengatakan, pihaknya juga telah melihat isi video konten itu dan dinilai memang ada kata-kata yang tak pantas dipublikasikan. Namun, tidak dijelaskan makna yang terkandung dalam video tersebut.

Hasil pantauan Acehportal.com, di video yang terlapor, mereka (terlapor) terlihat melantunkan kata - kata mirip pantun tidak pantas itu dalam berbahasa Aceh dan diiringi dengan musik, serta dengan gaya bermacam ragam yang terdiri pria dan wanita.

Salah satunya kata-kata yang menjadi kritikan netizen dan yang dilaporkan oleh pemuda Meulaboh, "Oh nyan Meulaboh lheuh boking Hana pajoh" ( oh itu Meulaboh siap boking tidak makan) dan "Oh nyan cewek Meulaboh pakat meuen sep ngeun mie saboh bungkoh" (oh itu cewek Meulaboh ajak jalan cukup dengan mie satu bungkus) atas kata- kata itu pemuda meulaboh melaporkan mereka ke polisi, karena kata-Kata tersebut dinilai telah menghina daerah Meulaboh.

Sementara itu seperti diberitakan sebelumnya, persoalan tersebut sudah ditangani oleh pihak Mapolres Aceh Barat, setelah sejumlah pemuda Meulaboh melaporkan. dan sejumlah kru YouTube "endatu project" siap menerima resikonya apapun yang terjadi nantinya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...