Janda dan Anak Yatim di Aceh Barat Dapat Sembako

Pengusaha tambak udang di Kecamatan Samatiga, Deyan Modern membagikan sembako kepada janda dan anak yatim di Desa Suak Geudebang dan Suak Semaseh. (Ist)

Meulaboh, Acehportal.com - Puluhan wanita berstatus janda miskin di Kecamatan Samatiga, Aceh Barat yang terdampak Corona Virus (Covid 19) sehingga membuat mata pencaharian terganggu, kini mendapat bantuan sembako oleh pengusaha muda tambak udang vaname daerah setempat. Belasan anak yatim disana juga diberikan santunan.

Padahal, dengan kondisi saat ini, para petambak udang vaname di Aceh Barat berpotensi mengalami kerugian karena tak dapat mengekspor hasil panen karena negara tujuan pasar udang kaki putih itu kini mengalami lockdown.

Kendati demikian, meski tak seberapa yang diberi, mereka berharap keberadaannya bisa membantu sesama secara bahu membahu.

Pengusaha tambak udang di Kecamatan Samatiga, Deyan Moer mengatakan, ada dua sasaran desa yang disalurkan sembako dan santunan anak yatim.

Sebelumnya, mereka lebih dulu mendata para janda yang bekerja serabutan dan dinilai layak untuk dibantu, yakni Desa Suak Geudebang yang menjadi lokasi tambak dan Suak Semaseh daerah itu.

"Penerimaan batuan sembako ini khusus janda dan santunan kepada anak yatim, sebanyak 42 paket sembako berisi telur, beras, minyak, mi instan dan kebutuhan lainnya, santunan diberikan kepada 17 anak yatim yang berada di dua desa itu,” ujar Deyan, Selasa (7/4/2020) malam.

Ia menjelaskan, aksinya tersebut bukanlah untuk mencari perhatian publik melainkan kondisi saat ini sebagian besar ekonomi masyarakat menengah ke bawah terjepit, sebab tak bisa mencari nafkah seperti biasa.

Selain berkewajiban menjaga kesehatan sesama dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19, pemberian sembako ini juga diharapkan dapat merangsang para pengusaha atau masyarakat yang tergolong mampu lainnya untuk bisa berlomba dalam kebaikaan sebagaimana anjuran dalam Islam.

"Sudah sewajarnya orang yang diberi kelebihan rezeki membantu yang kurang mampu saat ini, bukan hura hura, ini menyangkut hajat hidup yang terancam di tengah pandemi corona saat ini,  setidaknya sudah terbantu apalagi kondisi sekarang ini yang lagi tidak membaik," jelas Deyan.

Bagi dirinya, bukan sebab musibah saja bantuan seperti ini disalurkan. Sebagai pengusaha yang baru bangkit, anak yatim dan janda kurang mampu tetaplah rutin diperhatikan. Sebagai amal agar usaha yang ditekuninya saat ini bisa berjalan baik hingga seterusnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...