Sat Resnarkoba Polres Pidie Amankan 240 Bal Ganja Kering Tujuan Berastagi Sumut

Kasat Resnarkoba Polres Pidie, Iptu Yusra Aprilla bersama anggotanya mengamankan tersangka dan 240 bal ganja kering (Ist)

Sigli, Acehportal.com - Sat Resnarkoba Polres Pidie menggagalkan penyelundupan 240 bal ganja kering seberat 240 kilogram tujuan luar Aceh, Minggu (5/4/2020) pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Selain ganja, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial DA (23), warga Pidie dan sebuah mobil minibus jenis Xenia yang digunakan untuk mengangkut ganja tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Andi Nugraha Setiawan melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Yusra Aprilla mengatakan, penangkapan awalnya dilakukan di kawasan Gampong Teubeng Jawa, Kecamatan Pidie.

"Ada informasi masyarakat bahwa yang bersangkutan menyimpan ganja dalam jumlah besar di semak kebun gampong setempat, karena itu kita langsung ke lokasi untuk melakukan penggerebekan," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Yusra menjelaskan, tiba di lokasi setelah membagi tim menjadi dua bagian, petugas menemukan ratusan bal ganja yang terbungkus dalam tiga buah karung di dalam semak belukar kebun yang dimaksud.

Pihaknya menduga, tiga karung ganja lainnya telah dibawa tersangka DA menggunakan mobil minibusnya hingga akhirnya dilakukan pengejaran.

"Tim mencari tersangka dan akhirnya menemukan mobil melintas di jalan raya kawasan Gampong Blang Lileue, Kecamatan Mutiara, kejar-kejaran pun terjadi," kata mantan Kasat Resnarkoba Polres Aceh Besar ini.

Tersangka DA yang mengetahui dirinya dikejar polisi langsung kabur dengan kecepatan tinggi menggunakan mobilnya ke arah Pidie Jaya. Petugas pun meminta bantuan kepolisian setempat untuk dilakukan penghadangan.

"Penghadangan dibantu personel Sat Resnarkoba Polres Pidie Jaya dan mobil pun berhenti, tersangka ditangkap tanpa perlawanan bersama mobil dan tiga karung ganja lain yang dibawa," ungkapnya.

"Jadi ada enam karung berisikan 240 bal ganja seberat 240 kilogram yang diamankan dalam kasus ini, tersangka dan barang bukti pun diamankan ke Mapolres Pidie untuk pengembangan lanjut," sambung dia.

Kepada petugas, DA mengaku ratusan bal ganja ini berasal dari Lamteuba, Aceh Besar. Rencananya, seluruh barang haram ini akan dibawa ke Berastagi, Sumatera Utara.

"Disana sudah ada pemesan, tapi tersangka tidak mengetahui siapa dan berapa dibeli, ia mengaku hanya mengantarkan barang (kurir) dan rencana lewat jalan Takengon," bebernya.

DA juga mengaku dirinya diupah oleh pemilik ganja yakni CW (DPO) sebesar Rp 25 juta untuk mengantar ganja tersebut. Dimana, tersangka DA baru menerima upah sebesar Rp 15 juta sebagai panjar.

Bahkan, kata Yusra, sebelumnya pengiriman ganja kering ke luar Aceh ini juga sudah pernah dilakukan pada Januari lalu dan lolos dari pantauan kepolisian.

"Untuk tersangka CW masih buron, kita sudah ke Lamteuba namun diduga yang bersangkutan kabur, saat ini masih dalam perjalanan kembali ke Pidie dari Lamteuba," tambahnya.

*Pengedar Sabu di Aceh Utara Ditangkap

Sementara, satu pengedar sabu ditangkap dalam penggerebekan sebuah gubuk di Gampong Pande, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Sabtu (4/4/2020) malam. Polisi pun menyita satu paket sabu di dalam sebuah kotak rokok.

"Penggerebekan dilakukan Polsek Tanah Pasir atas informasi masyarakat yang diterima Bhabinkamtibmas setempat akan ada transaksi sabu," ujar Dir Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat secara terpisah, Minggu (5/4/2020).

Tersangka yang ditangkap yakni IA (26), warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Sementara, seorang rekannya berinisial HF alias Kobra (28), warga setempat berhasil kabur dalam penggerebekan itu.

"HF masih buron, paket sabu ditemukan di bawah kasur, tersangka dan barang bukti masih diamankan untuk diproses lanjut," tambah Direktur.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...