Tak Punya Biaya Berobat, Ruskurniati Terbujur Kaku di Rumahnya

Ruskurniati (28) terbaring lemas tak berdaya di rumahnya yang berada di Gampong Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Jumat (27/3/2020) (Dani).

Meulaboh, Acehportal.com - Ruskurniati (28), warga Nagan Raya yang berdomisili di Gampong Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat terbaring lemas tak berdaya menghadapi penyakit yang dideritanya selama tiga bulan.

Diduga, setelah melakukan operasi sesar anak pertamanya dari suaminya Nasrul (30), di salah satu rumah sakit di Aceh, ibu satu anak ini mengalami sakit di bagian usus dan lambungnya. Sakit tersebut juga membuat kondisi badannya kurus kering.

Menurut keterangan Nasrul kepada Acehportal, saat itu tim dokter mendiagnosa istrinya mengalami penutupan pintu rahim sehingga ia harus dilakukan pembedahan. Pembedahan ini sendiri berjalan lancar hingga ia akhirnya dapat pulang ke rumah.

Nasrul mengatakan, kesakitan yang dirasakan istrinya baru terjadi menjelang tiga bulan pasca dibawa pulang dari operasi sesar yang dilakukan pada bulan Juli 2018 lalu itu.

"Setelah kami bawa pulang setelah operasi itu, pada Juli tahun 2018 lalu, awalnya kondisi istri saya masih dalam keadaan sehat. Namun, selama tiga bulan ini istri saya terus menjerit kesakitan di bagian perutnya hingga kini terbaring lemas ditempat tidur dan saya tidak tahu apa penyebabnya," jelasnya.

Sebelumnya selama dalam kondisi buruk ini, Ruskurniati hanya menjalani pengobatan alternatif dikarenakan kurangnya biaya untuk pengobatan ke rumah sakit. Namun dilihat kondisinya yang semakin hari kian memburuk, akhirnya istrinya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dien (CND) Meulaboh.

Sesampai di RSU Meulaboh, lanjut Nasrul, pihak rumah sakit mengatakan tak cukup alat untuk penanganan penyakit istrinya hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh.

"Setelah dilakukan penanganan oleh rumah sakit di Banda Aceh, cuma menjelang tiga hari kondisinya membaik, namun setelah itu penyakit istri saya kambuh lagi juga kondisinya semakin parah, berbeda dengan kondisi sebelumnya. Saat ini saya tidak bisa membawa dia kembali berobat dikarenakan faktor ekonomi," ungkapnya.

Nasrul dan Ruskurniati yang merupakan warga asli Nagan Raya itu kini menumpang di rumah saudaranya di kawasan Gampong Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Alasan mereka memilih nginap disitu adalah sembari mengurus kebun cabai milik orang dan kebunnya yang bersebelahan dengan tempat tinggalnya.

"Dari hasil menjaga kebun cabai itu selama ini saya gunakan untuk pengobatan istri saya juga untuk mencukupi kebutuhan kami sehari-hari, kalau untuk bawa berobat istri saya kembali ke Banda Aceh saya tidak punya biaya, untuk transportasi pulang pergi serta biaya pengobatannya," jelas Nasrul lagi.

Dirinya berharap ada perhatian dari pemerintah Aceh untuk istrinya yang saat ini sedang sakit. Karena keterbatasan biaya, ia tak mampu membawa kembali Ruskurniati berobat kerumah sakit.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahKesehatan

Komentar

Loading...