Bak Film Laga, Penangkapan Bandar Sabu di Neusu Diwarnai Letusan Senjata

Mobil pelaku menabrak pohon saat dikejar polisi, Kamis (26/3/2020) siang (Rol)

Banda Aceh, Acehportal.com - Bak film laga yang tayang di televisi, kejar-kejaran antara dua mobil terjadi di kawasan Gampong Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (26/3/2020) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Kejar-kejaran mobil yang diduga antara pihak kepolisian Polda Aceh dengan bandar sabu itu pun membuat masyarakat sekitar geger. Pasalnya, di lokasi kejadian sempat terdengar letusan senjata api.

Informasi yang diperoleh, polisi mengejar seorang target yang merupakan bandar sabu. Saat hendak ditangkap, diduga pelaku kabur dengan mobil minibus miliknya hingga terpaksa dikejar petugas.

Di kawasan Pasar Neusu, diketahui mobil pelaku nyaris menabrak mobil seorang wartawan di Banda Aceh yang melintas. Pelaku pun menabrak seorang warga hingga akhirnya pelariannya terhenti usai menabrak sebuah pohon yang ada di pinggir jalan.

Dengan sigap, petugas kepolisian langsung mengamankan pelaku terduga bandar sabu itu yang dikabarkan sempat tertembak di bagian kaki. Mirisnya, diketahui pelaku berada di dalam mobil dengan istri dan seorang anaknya yang masih berusia sekitar lima tahun.

Polisi yang menggerebek mobil pelaku langsung mengamankan istri dan anak pelaku yang diketahui mengalami cedera ringan usai mobil yang ditumpangi dan dikendarai pelaku menabrak pohon.

Kini, pelaku dan korban lainnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, belum diketahui bagaimana kelanjutan dari peristiwa ini.

Pantauan di lokasi, masyarakat di sekitar lokasi kejadian pun mendadak ramai karena menyaksikan penangkapan ini. Mobil pelaku tampak rusak parah di bagian depan setelah menabrak pohon.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan lanjut dari pihak kepolisian. Diduga, polisi masih melakukan pengembangan lanjut terhadap kasus ini.

Dir Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat yang dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp pun belum memberikan jawaban terkait kasus ini.

Komentar

Loading...