Polda Aceh Ikut Turun Tangan Hadapi Wabah Corona

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada menjadi inspektur upacara di Mapolda Aceh (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Di tengah merebaknya wabah virus Corona (Covid 19) di dunia, termasuk Indonesia tak terkecuali Aceh, selain memelihara kamtibmas, Polda Aceh pun serius untuk ikut turun tangan dalam menghadapi penyebaran virus mematikan tersebut.

Hal ini terbukti dengan sejumlah penanganan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini, mulai dari memberikan imbauan dan sosialisasi ke masyarakat hingga yang lainnya.

Di awal penyebaran virus di Indonesia, teruntuk Aceh, Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada langsung mengimbau seluruh masyarakat untuk mengikuti anjuran yang dikeluarkan pemerintah baik di pusat atau pun di daerah.

Imbauan itu disampaikan Kapolda Aceh saat kegiatan temu ramah dengan awak media beberapa waktu lalu di salah satu warung kopi di Aceh Besar.

"Kita imbau masyarakat untuk menjaga diri dan kesehatannya dengan mengikuti anjuran yang dikeluarkan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona," ujarnya saat itu.

Bahkan, waktu itu beberapa isu juga mulai bermunculan di Tanah Serambi Mekah ini, seperti adanya dugaan penimbunan masker dan antiseptik seperti yang terjadi di luar daerah Aceh.

Menyikapi hal ini, mantan Kapolda Gorontalo tersebut menegaskan akan langsung melakukan pengecekan ke lapangan, termasuk ke seluruh wilayah lainnya di Aceh.

Pengecekan itu sendiri dilakukannya dengan membentuk tim khusus yang terdiri dari beberapa satuan tugas dari direktorat di Polda Aceh.

"Sudah kita bentuk tim dan turun ke lapangan untuk mengecek itu, tak hanya masker dan antiseptik tetapi juga hingga bahan makanan lainnya, ini juga kita perintahkan di seluruh Polres/Polresta di Aceh," tegasnya.

"Untuk distributor dan penjual masker dan antiseptik juga diharapkan tidak menjual dengan harga mahal, jangan mencari untung di atas penderitaan orang lain karena saat ini kita sama-sama butuh," jelas Kapolda.

Selain itu, juga beredar informasi palsu (hoax) tentang adanya dua warga Aceh yang terkena virus Corona dan dirawat di rumah sakit. Irjen Pol Wahyu Widada pun mengatakan akan mencari tahu siapa penyebar informasi hoax tersebut.

"Sedang kita lacak, tim siber Polda Aceh sedang bekerja, kita ingatkan masyarakat agar tidak serta merta menerima informasi yang belum jelas kebenarannya apalagi hingga disebarluaskan yang dapat membuat cemas kita semua," ungkapnya.

Terbukti, hingga kini tak pernah ditemukan adanya penimbunan masker dan antiseptik atau pun lainnya di kabupaten/kota di Aceh. Termasuk tak ada lagi informasi hoax terkait virus Corona yang beredar di Tanah Rencong.

Polda Aceh juga gencar melakukan kegiatan lainnya dalam mencegah penyebaran virus yang berasal dari negeri Tirai Bambu tersebut, khususnya di lingkungan Polda Aceh beserta seluruh jajaran.

Meski di Aceh sendiri belum terdata adanya masyarakat yang positif terkena Corona, tetapi Polda Aceh yang terus berkoordinasi bersama instansi terkait lainnya tetap melakukan pencegahan.

Polda Aceh melakukan beberapa kegiatan berupa bersih-bersih, berolahraga dan lainnya. Hal ini juga sesuai dengan arahan dari pimpinan Polri di pusat yang dalam hal ini adalah Kapolri, Jenderal Polisi Idham Aziz.

"Ini untuk mencegah penyebaran virus di lingkungan kita, tak henti-hentinya kita ingatkan masyarakat di seluruh Aceh untuk tetap menjaga diri dari penyebaran virus Corona dengan tetap di rumah, meminimalisir kegiatan di luar," ungkapnya.

Di luar lingkungan Polri, Polda Aceh beserta seluruh jajaran baik di tingkat Polres/Polresta bahkan di tingkat Polsek seluruh Aceh juga bertindak, diantaranya penyemprotan disinfektan di berbagai tempat umum seperti masjid, terminal dan lainnya.

Seperti yang dilakukan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh kemarin, belasan personel dari Bid Dokkes dan Sat Brimob Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh yang telah terlatih melakukan penyemprotan disinfektan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beribadah.

Imbauan kepada masyarakat Aceh juga dilakukan oleh personel jajaran Polda Aceh lainnya, seperti dari Dit Lantas dan Dit Binmas yang memberikan imbauan ke masyarakat di sejumlah lokasi seperti pasar dan terminal.

Imbauan ini, selalu diberikan ke masyarakat agar masyarakat tetap mengingat anjuran yang diberikan pemerintah dalam menjaga penyebaran virus dengan sering mencuci tangan, jaga jarak, hindari keramaian dan lainnya.

Sesaat lagi, personel Dit Samapta Polda Aceh juga beraksi memberikan imbauan ke masyarakat. Imbauan diberikan saat petugas melakukan patroli rutin seperti biasa, khususnya kepada para pelajar yang diketahui saat ini masih libur karena dianjurkan untuk belajar di rumah.

"Sasaran khususnya para pelajar atau pemuda-pemudi yang keluyuran di jalan, seperti diketahui selama ini mereka sementara waktu libur dan belajar di rumah, kita imbau dan ingatkan bukan berarti mereka libur dan bisa jalan-jalan keluar," ungkap Dir Samapta, Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Jadi, masyarakat Aceh diharapkan tetap menjaga dirinya dari penyebaran virus terutama dengan mengikuti anjuran dari pemerintah seperti halnya untuk sering mencuci tangan, hindari keramaian, termasuk kontak langsung dengan orang lain. Mencegah, lebih baik daripada mengobati!

Penulis:Hafiz
Rubrik:Sosok

Komentar

Loading...