Cabuli Anak Lima Tahun, Kakek Ini Ditangkap

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq bersama Kasubbag Humas, Iptu Hardi dan Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani menunjukkan barang bukti (Hafiz)

Banda Aceh, Acehportal.com - Personel Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh kembali menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, penangkapan ini dilakukan atas laporan keluarga korban yang dibuat pada 9 Maret lalu.

"Pelaku ditangkap pada 16 Maret lalu di rumahnya, korban berinisial AS (5) dan pelaku sebut saja Kakek (54), warga Krueng Barona Jaya, Aceh Besar," ujarnya Kamis (19/3/2020) didampingi Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani dan Kasubbag Humas, Iptu Hardi.

Kasat menjelaskan, Kakek ini awalnya mengajak korban dan sejumlah temannya yang lain jalan-jalan di kawasan pantai yang ada di tempat tinggal korban.

Saat itu, Kakek pun membiarkan teman korban bermain, sementara korban AS tetap bersamanya hingga terjadilah pencabulan.

"Kakek ini sehari-harinya bekerja sebagai pemulung di kawasan tempat tinggal korban, korban diberikan uang dan dirayu, jika tidak dituruti korban diancam tidak diantar pulang," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban serta hasil visual dan sebuah becak pelaku yang digunakan saat membawa anak-anak ke pantai.

Sementara, Ipda Puti mengatakan, dari pengakuan Kakek sendiri banyak korban yang telah dicabuli. Kini Unit PPA pun masih melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya korban lain.

"Ada tiga orang yang diperiksa sebagai saksi, semuanya anak-anak. Tersangka dijerat Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal hukuman lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun," jelasnya.

Selain itu, Kakek pun mengaku menyesal saat diwawancarai awak media. Ia mengatakan hendak bertaubat dan khilaf atas perbuatannya yang diselimuti oleh hawa nafsu.

AKP M Taufiq juga menambahkan, sejak Januari hingga hari ini, pihaknya menangani 12 kasus pencabulan dan lainnya terhadap anak di bawah umur dan pelakunya adalah orang-orang terdekat.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...