Dinilai Rugikan Masyarakat, SMUR Aceh Barat Tolak RUU Omnibus Law

Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) lakukan Demonstrasi tolak RUU Omnibus Law, depan gedung DPRK Aceh Barat, Rabu (18/3/2020) (Dani)

Meulaboh, Acehportal.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) Aceh Barat melakukan demonstrasi menolak RUU Omnibus Law, di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Rabu (18/3/2020).

Mereka menolak adanya RUU OMNIBUS LAW cipta kerja karena dinilai sangat merugikan masyarakat dan berdampak bagi ketenagakerjaan, pendidikan, agrarian. Sebaliknya, jika RUU Omnibus Law ini disahkan, maka akan menguntungkan bagi para Investor.

Koordinator Aksi, Engga Pratama kepada wartawan mengatakan, pihaknya menuntut pemerintah pusat, pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota untuk sepenuhnya menolak RUU Omnibus Law yang karena dinilai sangat merugikan bagi masyarakat.

"Kami menuntut pemerintah agar menghentikan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua serta mengadili pelaku pelanggaran HAM di Papua tersebut. Kami juga ingin pemerintah pusat dan pemerintah Aceh harus mendukung penuh KKR Aceh untuk menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu yang terjadi di Aceh,” sebutnya.

Mereka juga meminta pemerintah agar segera menyelesaikan permasalahan sengketa lahan dan memperbaharui manajemen Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU-CND) Meulaboh guna mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas.

"Wujudkan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan gratis bagi masyarakat. Segera hentikan segala tindakan represif, kriminalisasi dan pembungkaman ruang demokrasi terhadap semua gerakan rakyat,” tandasnya," pungkasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...