Libur Sekolah 14 Hari Antisipasi Corona, Orang Tua Diharapkan Kontrol Anaknya

Humas Prov AcehPlt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hanif, Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine dan rombongan meninjau ruangan serta fasiitas ruang Isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU), tempat perawatan pasien suspect virus Corona di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, 12/03/2020

Banda Aceh, Acehportal.com - Pemerintah Aceh meliburkan sekolah di bawah kewenangannya selama dua minggu, terhitung hari ini, Senin (16/3/2020) hingga kedepan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang semakin meningkat di Indonesia. Oleh karenanya, para orangtua diimbau untuk mengontrol anak- anak selama libur 14 hari tersebut.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, selama 14 hari itu sangat penting dan harus disertai tindakan kepatuhan. Waktu 14 hari adalah standar yang telah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO yang diyakini secara medis mampu menekan mata rantai dan laju penularan covid-19.

"Kebijakan libur 14 hari bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 karena ketika seseorang kontak dengan apapun dan siapapun yang bisa menginfeksi Covid-19, maka harus ditunggu 14 hari," ujarnya.

Jika tidak terjadi apa-apa, maka orang tersebut dinyatakan aman dari virus yang mematikan tersebut. Instruksi Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pun akan berhasil maksimal, bila semua orang tetap tinggal di rumah masing-masing dan tidak berpergian selama 14 hari itu.

“Oleh karena itu, Pak Nova mengimbau agar para orang tua siswa mendukung hal ini dengan tetap memantau anak-anaknya saat libur jangan justru membiarkan sang anak bebas berkeliaran di tempat umum seperti warkop, cafe, mall, arena bermain dan tempat lainnya kecuali untuk hal yang sangat mendesak," kata SAG.

Ia menegaskan, tanpa kerjasama orangtua dan masyarakat, maka libur sekolah yang bertujuan untuk menekan penyebaran covid-19 tentu akan sia-sia.

Sejumlah pihak khawatir dengan banyaknya anak-anak usia sekolah yang justru berkeliaran di pusat keramaian. Jika ini dibiarkan, maka kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah di semua tingkatan justru akan menjadi boomerang karena anak-anak usia sekolah berkeliaran tanpa pengawasan orang tua.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan WH Aceh Jalaluddin, mengimbau agar instruksi Plt Gubernur Aceh dapat dijalankan sebagaimana mestinya, sehingga upaya menekan penyebaran covid-19 membuahkan hasil yang maksimal.

"Selama masa libur sekolah ini, Satpol PP akan menurunkan tim ke pusat-pusat keramaian dan akan mengamankan anak-anak sekolah dan ASN yang masih berkegiatan dan berkumpul di tempat keramaian," tambah dia.

Komentar

Loading...