57 Nelayan Aceh Tertahan di India dan Thailand

Kapal berbendera Malaysia diamankan PSDKP di Lampulo

Banda Aceh, Acehportal.com - Sebanyak 57 nelayan asal Aceh saat ini ditahan di negara India dan Thailand. Dari jumlah itu, 28 orang nelayan tertangkap di Laut Nikobar India dan 29 lainnya tertangkap di laut Phang Nga Thailand.

Hal ini dikatakan Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek saat dikonfirmasi Kamis (12/3/2020) melalui telepon seluler. "Puluhan nelayan ditangkap pada 3 Maret dan 9 Maret kemarin," ujarnya.

Miftach menjelaskan, berdasarkan laporan dari pengurus kapal, kapal yang ditangkap di laut Phang Nga Thailand bernama KM Tuah Sultan Baru milik seorang warga Aceh Timur bernama M Amin yang dinahkodai oleh M Faidan.

Awalnya, KM Tuah Sultan Baru ini berlayar dari Idi Aceh Timur pada 1 Februari kemarin untuk menangkap ikan dengan awak kapal yang berjumlah 29 orang. Lalu, kapal ini pun bongkar muat di PPS Kutaraja, Banda Aceh.

"Tanggal 4 Maret kembali berlayar dan ditangkap angkatan laut Thailand pada 9 Maret. Kapal sudah ditarik ke Phang Nga oleh angkatan laut setempat dan dilimpahkan ke kepolisian setempat," ungkapnya.

Sementara itu, satu kapal dan para nelayan lainnya yang ditangkap di laut Nikobar India bernama KM BSK 45 pada 3 Maret lalu. Kapal yang dinahkodai oleh Afdal ini ditangkap oleh angkatan laut India.

"Saat ini kita menyurati Pemerintah Aceh dan Indonesia untuk mengadvokasinya," tambah Miftach Cut Adek.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...