Tiap Tahun, Pita Cukai Diganti untuk Minimalkan Pemalsuan

Banda Aceh, Acehportal.com- Desain pita cukai, dari tahun ke tahun dipastikan berbeda. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan tindakan pemalsuan pita cukai, khususnya yang terjadi di Aceh.

Hal ini dikatakan Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat DJBC Aceh, Triyanto dalam kegiatan brifing bersama stakeholder di Kanwil DJBC Aceh di Banda Aceh, Kamis (27/2/2020).

Desain pita cukai tahun 2020 ini, lanjut Triyanto, mengambil tema 75 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dengan mudah diidentifikasi baik melalui kasat mata dan juga dengan menggunakan alat sederhana berupa kaca pembesar atau lampu sinar ultraviolet (UV).

"Sinergi antara Kanwil Bea Cukai Aceh dengan stakeholdernya yang terdiri dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, awak media massa maupun masyarakat umum mutlak untuk selalu dijalin dengan baik dan berkesinmabungan," ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan sinergi ini, kemajuan perekonomian Aceh dapat meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat Aceh pun turut meningkat untuk Indonesia Maju dan Aceh Hebat.

Triyanto juga membahas tentang pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

DBHCHT sebesar 2 persen dari penerimaan cukai nasional didistribusikan kepada Pemerintah Provisi, Kota/Kabupaten digunakan untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan pemberantasan barang kena cukai ilegal.

"Alokasi DBHCHT se Aceh pada tahun 2020 sebesar Rp 19,46 miliar dari total DBHCHT nasional sebesar Rp 3,47 triliun. DBHCHT se Aceh tersebut (Rp 19,46 miliar) sebanyak 30 persen akan dikelola Pemerintah Aceh, sedangkan sisanya sebesar 70 persen didistribusikan untuk 23 Kabupaten/Kota se Aceh," ungkapnya.

Besaran alokasi per Provinsi atau Kabupaten/Kota, jelasnya, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12/PMK.07/2019 tentang Rincian DBHCHT Menurut Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2019. ()

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...