Bahas Isu Terkini, Kanwil Bea Cukai Aceh Kumpulkan Para Stakeholdernya

Banda Aceh, Acehportal.com- Kanwil Bea Cukai Aceh mengumpulkan para stakeholder untuk membahas isu terkini yang sedang berkembang, khususnya di Aceh, Kamis (27/2/2020).

Kegiatan itu dikemas dengan nama Customs' Stakeholder Brief yang diselenggarakan di Aula Cut Nyak Dhien, Kanwil Bea Cukai Aceh di Lueng Bata, Banda Aceh.

Para stakeholder atau pemangku kepentingan yang diundang oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Safuadi adalah para pimpinan baik instansi pemerintah, perusahaan swasta, maupun awak media massa.

Para stakeholder ini adalah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Aceh, Bank Indonesia Provinsi Aceh, Kejati Aceh, Bappeda Aceh, BPKA, Disperindag Aceh, Diskopukm Aceh, Karantina Ikan Aceh, BPOM Aceh, Satpol PP dan WH Provinsi Aceh maupun Kota Banda Aceh.

Selain itu, ada pihak PT Pelindo I (Persero), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala, perusahaan besar dan perusahaan IKM serta para awak media massa Aceh baik media elektronik, cetak dan online (siber).

Kegiatan ini, membahas isu terkini yang diantaranya adalah capaian kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) secara nasional dan lokal Aceh tahun 2019, potensi produk asli aceh yang dapat diekspor langsung dari pelabuhan pelabuhan di Aceh.

Selain itu, juga membahas peluang dan hambatan kinerja ekspor impor di Aceh, serta pemanfaatan, pemantauan dana bagi hasil cukai tembakau Aceh dan pengenalan desain pita cukai tahun 2020.

Selain Safuadi yang didapuk sebagi narasumber utama Customs’ Stakeholder Brief 2020 ini, juga menghadirkan para pejabat Kanwil Bea Cukai Aceh yakni Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Isnu Irwantoro serta Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, Triyanto.

Sinergi antara Kanwil Bea Cukai Aceh dengan stakeholdernya yang terdiri dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, awak media massa maupun masyarakat umum mutlak untuk selalu dijalin dengan baik dan berkesinmabungan.

Diharapkan dengan sinergi ini, kemajuan perekonomian Aceh dapat meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat Aceh pun turut meningkat untuk Indonesia Maju dan Aceh Hebat. ()

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...