Seorang Pencuri dan Dua Penadah di Aceh Barat Dibekuk Polisi

Meulaboh, Acehportal.com- Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat mengamankan satu orang tersangka pencurian dan dua pelaku pertolongan jahat (penadah) tindak pidana pencurian yang terjadi di komplek perumahan dinas Bea Cukai, Jalan Sisingamangaraja, Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada Sabtu (1/2/2020).

Kedua pelaku pertolongan jahat (penadah) berinisial AN, (46) dan AT, (40) pada Kamis (6/2/2020) sekira pukul 14.00 wib, mereka berhasil dibekuk oleh tim kepolisian di sebuah rumah kayu di jalan Meulaboh - Tapaktuan, Gampong Darat, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

"Usai mendapatkan informasi dari warga pelaku tadah berhasil kita amankan beserta dengan barang bukti satu unit handphone merk Samsung, warna biru, yang dibeli dari tersangka inisial SD (42) dengan harga Rp, 300.000, tiga ratus ribu rupiah,"ungkap Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasubbag Humas AKP Usman A Yani kepada wartawan Selasa (26/2/2020).

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan petugas kepolisian melakukan pengembangan terkait kasus tersebut, berdasarkan keterangan dari kedua tersangka itu, tim Unit Opnas Sat Reskrim Polres Aceh Barat melakukan penyelidikan bahwa informasi yang diterima dari warga pelaku pencurian yakni SD melarikan diri Ke Kota Banda Aceh.

"Selanjutnya Kanit Opnas beserta anggota Unit Opnas Sat Reskrim Polres Aceh Barat, melakukan kordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Banda Aceh Dan Subdit III Jantanras Polda Aceh, terkait kasus tersebut,"ujar Yani.

Dikatakannya, pelaku utama pencurian satu unit handphone tersebut yakni SD berhasil diamankan pada Sabtu (15/2/2020) sekira pukul 20.00 wib di Polresta Banda Aceh, kemudian petugas membawa SD ke Polres Aceh Barat guna dilakukan pengusutan lebih lanjut.

"Berdasarkan keterangan dari tersangka SD melakukan pencurian tersebut bersama tersangka MD (DPO) dengan cara masuk kedalam rumah dinas korban melalui jendela depan rumah,"tambahnya.

Adapun barang bukti berhasil diamankan dari tersangka yakni, satu unit Handphone merk Samsung type Galaxy A50 warna biru, dan satu unit kamera Mirroles Merek Canon type M-50 warna hitam, serta satu unit Tablet Merek Apple iPad warna silver. Dengan kerugian yang ditaksir sebesar Rp.17.900.000 (tujuh belas juta sembilan ratus ribu rupiah).

Atas perbuatannya untuk pelaku pertolongan jahat (penadah) dikenakan pasal 480 KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun penjara. Sedangkan untuk pelaku pencurian dikenakan pasal 363 Ayat (2) KUHPidana, diancam dengan pidana pencara paling lama 9 tahun penjara. ()

Penulis:Dani
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...