Tgk Janggot Tunjuk LBH Kontra sebagai Kuasa Hukum

IMG-20200221-WA0046

Suka Makmue, Acehportal.com - Korban pemukulan dan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Ramli dan ajudannya, yakni Tgk Zahidin, hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda Nagan Raya.

Hal ini dikatakan Pembina LBH Kontra, Idris Jumat (21/20/2020). LBH Kontra berkesempatan menjenguk langsung Tgk Zahidi atau yang biasa dikenal Tgk Janggot di rumah sakit setempat.

"Alhamdulillah hari ini kami berkesempatan bertatap muka langsung dengan Pelapor serta melihat langsung kondisi beliau, kami dapati beberapa memar lebam di tubuh beliau diakibatkan pukulan dan hantaman benda keras, sebagaimana keterangan hasil visum dari rumah sakit," terangnya.

Idris juga berkesempatan berbincang langsung dengan korban mengenai kronologis kejadian tentang bagaimana proses itu terjadi.

"Kita telah dengarkan langsung keterangan beliau terkait kejadian tersebut, sehingga kita berharap adanya pemberitaan yang berimbang terkait kasus ini," ujarnya.

Dia juga melanjutkan, kedua belah pihak baik Pelapor maupun Terlapor berhak mendapatkan pemberitaan yang seimbang untuk disajikan kepadanya publik.

"Kita percaya independensi para wartawan dan media di Aceh sebagai salah satu pilar demokrasi dewasa ini, sehingga dari pemberitaan kita sudah mendengar keterangan dari terlapor yang notabene sebagai seorang politisi juga dari keterangan pelapor sebagai seorang ulama," jelasnya.

"Namun terlepas dari semua polemik terkait pemberitaan, tentu kita masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan dari kepolisian, dimana fakta dan data menjadi acuan utama untuk penentuan kasus ini bukan mengacu pada pemberitaan semata," tutup Idris.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LBH Kontra, Deri Sudarma yang juga turut serta melihat kondisi Tgk Zahidin mengatakan, Kontra sudah diberi kuasa oleh Pelapor berdasarkan Surat Kuasa tertanggal 20 Februari 2020 yang ditandatangani oleh Tgk Zahidin selaku Pelapor untuk melakukan pendampingan hukum selama proses pemeriksaan di kepolisian.

"Dengan dipercayakan kuasa pendampingan ini kepada LBH Kontra, maka kami akan melakukan tugas kami untuk melindungi hak-hak hukum Pelapor," tambahnya.

Penulis:Dani
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...