Kasus Dugaan Pemukulan oleh Bupati Aceh Barat Dilimpahkan ke Polda Aceh

acehportalWhatsApp-Image-2020-02-20-at-16.12.51

MEULABOH, ACEHPORTAL.COM - Kasus dugaan pemukulan terhadap seorang pria penagih utang yakni Tengku Zahidin yang diduga dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS bersama ajudannya di pendapa setempat Selasa (18/2/2020) kemarin kini mulai ditangani Polda Aceh.

Korban pemukulan, Zahidin masih dirawat di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda Nagan Raya dan masih dalam kondisi terbaring lemas di ruang rawat. Diketahui, Zahidin sesekali menjerit kesakitan di bagian tulang rusuknya serta susah bernafas.

Kasubbag Humas Polres Aceh Barat, AKP Usman A Yani, Kamis (20/2/2020) mengatakan, kasus pemukulan terhadap Zahidin yang diduga dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS, kini sudah diambil alih Polda Aceh.

"Diinformasikan kepada rekan-rekan semua kasus ini sudah diambil alih oleh Polda Aceh, dan Rabu (19/2/2020) kemarin juga sudah periksa 5 saksi baik terlapor maupun yang terlaporkan," jelasnya.

"Saksi pemukulan ada dua orang serta yang terlapor tiga orang. Sedangkan pihak korban, inisial AD dan DP serta yang terlapor berinisial, P, DS dan HD," ungkapnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whats'App.

"Sudah dilimpahkan. Sementara dalam proses lidik (penyelidikan). Dari Dit Reskrimum Polda Aceh ke Meulaboh untul mengambil alih dari perkara tersebut," ujarnya kepada acehportal.

Begitu pun dengan Dir Reskrimum, Kombes Pol Agus Sarjito yang dikonfirmasi terpisah yang juga membenarkan hal itu. Ia mengatakan, saat ini tim terkait telah turun ke lapangan untuk menangani lanjut.

"Ya, sementara Subdit I masih di lapangan untuk klarifikasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Aceh Barat yang memang bagiannya terkait pejabat publik," kata Direktur kepada acehportal.

Diberitakan sebelumnya, bupati Ramli diduga melakukan pemukulan terhadap Zahidin yang saat itu mereka sedang berada di pendapa bupati Aceh Barat.

Adu jotos terjadi usai keduanya berselisih paham yang diduga terkait masalah utang piutang. Dikabarkan, Ramli memiliki utang senilai Rp 200 juta lebih yang digunakan untuk menyantuni anak yatim saat pilkada 2017 lalu.

Zahidin yang menagih utang menerima memar di bagian wajah serta rusak kiri. Hal ini diketahui setelah ia melakukan visum di rumah sakit setempat pasca pemukulan.

Zahidin pun membuat laporan ke SPKT Polres Aceh Barat pasca pemukulan itu. Bahkan, pemukulan yang diduga dilakukan oleh orang nomor satu di Aceh Barat tersebut terekam kamera handphone dan tersebar di dunia maya.

Hingga berita ini diturunkan, Kabag Humas yang juga juru bicara Pemkab Aceh Barat, Amril Nuthihar saat dikonfirmasi yang kedua kalinya melalui telpon seluler belum bisa terhubungi terkait kasus pemukulan itu.

Penulis:Hafiz-Dani
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...