Pembunuhan Mantan Keuchik Alue Kaol Aceh Timur, Kapolres Langsa: Karena Persoalan Tapal Batas Rumah

Langsa, Acehportal.com- Tim gabungan Polres Langsa menangkap seorang DPO kasus pembunuhan di wilayah Aceh Timur berinisial ZA alias Aman Gaya (44). Ia terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha menyerang petugas saat ditangkap kemarin.

Sementara korban, diketahui bernama Zainuddin yang tak lain adalah mantan keuchik gampong setempat. Zainuddin meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher usai berselisih dengan tersangka.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan didampingi Wakapolres, Kompol M Dahlan beserta Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo dan Kasat Intelkam, AKP Zulfahmi mengatakan, motif pembunuhan berawal karena terjadinya perselisihan antara keduanya terkait tapal batas rumah mereka.

"Rabu 3 Agustus 2016 silam di Gampong Alue Kaol, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, keduanya berselisih paham terkait tapal batas rumah yang dipicu oleh adanya anak korban bermain di pohon rambutan yang diklaim pohon itu milik tersangka," ujarnya Minggu (9/2/2020).

Tak terima pohon rambutannya dijadikan tempat bermain anak Zainnudin, tersangka ZA alias Aman Gaya pun menegur anak korban dengan nada kencang, sehingga Zainuddin selaku orang tua merasa tidak terima dan terjadi cek-cok mulut.

Perkelahian antar korban dan tersangka pun berlanjut. Keduanya bertengkar menggunakan benda tajam yakni parang. Zainuddin akhirnya terkena tebasan parang di bagian leher sehingga terluka parah dan akhirnya meninggal dunia.

"Sabtu 8 Februari kemarin, diperoleh informasi tersangka kembali ke kampung dan anggota bergerak ke lokasi untuk menangkapnya, saat akan ditangkap ia berusaha kabur dan melawan dengan mencoba menusuk anggota menggunakan pisau sehingga dilumpuhkan," jelasnya.

Tersangka Yany diketahui buron selama empat tahun ini pun akhirnya tumbang dengan luka tembak di bagian betis kaki kanan. Petugas di lokasi langsung membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Dalam penangkapan diamankan 4 parang, 3 pisau, 3 pisau kikir dan sebuah gerinda. Tersangka dijerat Pasal 338 Sub Pasal 351 Ayat 3 Kuhpidana tentang Merampas atau Menghilangkan Nyawa Orang Lain dan atau Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tambah Kapolres. ()

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...