Kemenag Aceh Bekali Siswa Madrasah di Simeulue Cara Menulis

Sinabang, Acehportal.com- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Drs H M Daud Pakeh, menyapa para siswa dan siswi di Pulau Simeulue. Di sela-sela kegiatannya sembari menunggu momen puncak gerhana matahari cincin, Daud Pakeh memotivasi anak-anak madrasah di sana untuk giat dan rajin menulis.

“Kini, siapa yang tidak menguasai Teknologi Informasi (TI) akan tertinggal. Maka anak-anak kami selaku generasi penerus, mesti kembangkan bakat dan kapasitasnya dalam penggunaan dan pemanfaatan media. Salah satunya dengan mengasah kemampuan menulis, di media," ujar Daud Pakeh, saat membuka kegiatan Sosialisasi Media Informasi publik, di Aula MPU Simeulue, Kamis (26/12/2019).

Sebelum beranjak ke lokasi pengamatan gerhana matahari cincin di masjid Baiturrahmah Simeulue itu, Daud Pakeh, berbagi ragam cerita tentang seputar pendidikan, kreatifitas, dan mengajak mereka untuk tidak kalah saing dengan anak-anak di daerah lain.

Dalam momen itu, Daud Pakeh,  turut memperkenal para punggawa Humas yang selama ini mengisi ragam informasi dan konten kreatif disegala lini masa Kanwil Kemenag Aceh. Mulai dari penulis, fotografer, dan videografer.

“Ini Abang-Abang kalian yang kreatif, mereka yang selama ini mengisi segala bentuk informasi berupa pemberitaan, video dan foto tentang kegiatan di Kanwil Kemenag Aceh,” ujarnya menghibur siswa di sana.

Menurut Kakanwil, di era digital dan teknologi yang berkembang pesat, menuntut para generasi millenial harus melek media dan mampu melahirkan karya serta inovasi baru. Salah satu bentuk kreatifitas itu adalah dengan menulis. Karena dengan itu, meski para siswa-siswi tinggal di pulau namun juga bisa dikenal dunia.

“Menulis akan membuka cakrawala agar dikenal dunia. Kita boleh ingin bercita-cita atau berprofesi apa aja, tapi tetap kembangkan bakat menulis. Jika siswa mampu mengelola bakatnya, maka akan menjadi siswa yang berhasil dan berprestasi," pesan memotivasi.

Di sisi lain, kata Daud Pakeh, di tengah zaman modern ini semua serba cepat dan digital. Sehingga, jika kita tidak mampu menyesuaikan diri, mampu menulis dan membaca dengan cepat, pasti akan tertinggal

“Sekarang itu serba cepat dan digital, maka kita harus mampu ikut menyesuaikan diri. Karena jika tidak pasti akan ketinggalan,” ungkap Daud Pakeh, dimana para siswa tampak antusias dan semangat mengikuti tips-tips yang dibagikan.

Kegiatan sosialisasi yang mengusung  tema Media Informasi Publik tersebut, menghadirkan tiga pemateri yaitu Kasubbag Informasi dan Humas Muhammad Nasril, serta diisi oleh dua jurnalis Iranda Novandi dari Harian Analisa, dan Zuhri Noviandi dari kumparan.com. Keduanya memberikan materi penggunaan media sosial dan tips cara menulis kreatif.

Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Muhammad Nasril, mengatakan, sosialisasi yang diadakannya bertujuan untuk mengasah kemampuan tulis siswa dalam mengembangkan bakat penulisan serta pengenalan media informasi publik.

“Kita memperkenalkan kepada siswa tentang penggunaan informasi publik, salah satu contohnya seperti website https://aceh.kemenag.go.id. Nah, untuk mengisi konten-konten di sana, maka diperlukan kemahiran seperti halnya menulis,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nasril juga memperkenal beberapa platform yang juga bisa ikut diisi oleh para siswa di Simeulue. Nasril mengajak anak-anak di sana menulis untuk menyuarakan hal-hal positif di daerahnya.

“Mari kita menulis, Kemenag Aceh siap menampung tulisan para siswa. Kita ada majalah namanya Santunan. Di sana adik-adik bisa mengirim cerita dan kisahnya seperti cerpen,” ujar Nasril. ()

Komentar

Loading...