Ruas Jalan Menuju Terminal Tipe A Rusak dan Berlubang

Kondisi jalan menuju terminal tipe A, Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat yang rusak dan berlubang, Sabtu (14/12/2019).

Meulaboh, Acehportal.com- Kondisi ruas jalan menuju terminal baru tipe A, tepatnya di Desa Mereubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, semakin rusak dan berlubang. Diketahui sudah hampir tiga tahun kerusakan jalan tersebut belum ada upaya perbaikan dari pihak terkait.

Prihatin lantaran melihat kondisi jalan tersebut penuh dengan genangan air dan berlubang besar, jika memasuki malam hari masyarakat saat melintasi jalan itu harus ekstra hati-hati karena bisa mengancam keselamatan pengguna jalan.

Pantauan Acehportal pada Sabtu pagi (14/12/2019) terlihat jalan ini kurang lebih 50 meter dipenuhi dengan kerusakan, dan aspal jalan terkupas serta berlubang besar seperti kubangan. Warga yang berkendaraan melintasi ruas jalan itu, nampak perlu berhati-hati karena menghindari lubang jalan.

Keuchik Gampong Meureubo Muhammad Lizan kepada Acehportal mengatakan, rusaknya jalan tersebut sering dilintasi truk dengan muatan melebihi kapasitas pengangkutan tanah, 3-4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya.

"Kami berharap kepada pihak pengangkutan tanah PLTU untuk menimbun atau memperbaiki jalan tersebut, karena kondisi jalan saat ini sudah semakin rusak dan berlubang,"ujar Lizan.

Dikatakannya, jika sudah memasuki musim hujan genangan air akan menutupi lubang-lubang besar di ruas jalan itu, hal tersebut akan menjadi sebuah perangkap bagi pengguna jalan dan mengacam keselamatan warga yang melintasi jalan itu terutama di malam hari.

Selama ini sambungnya, kerusakan jalan itu sudah pernah dilakukan penimbunan oleh pihak pengangkutan PLTU 3-4 namun upaya tersebut tidak maksimal, sementara jalan terus mengalami kerusakan dan berlubang karena tidak ada penanganan serius dari pihak pengusaha PLTU Nagan Raya.

"Sebelumnya upaya yang dilakukan oleh pihak PLTU 3-4 untuk menutupi kerusakan jalan tersebut, hanya dengan penimbunan tanah sealat kadar, tidak dengan perbaikan permanen, hal tersebut dilakukan hanya untuk memudahkan truk pengangkutan tanah mereka,"sebutnya.

Terkait kerusakan jalan tersebut selama ini banyak warga yang mengeluh kepada kechik Gampong Meureubo, mereka meminta agar kerusakan jalan itu segera diperbaiki.

"Sebagian warga banyak yang mengeluh kepada kami selaku aparatur Gampong, dengan keluhannya " pak kechik kapan jalan itu diperbaiki karena motor dan mobil kami terkendala pada saat melintasi jalan itu dengan kondisi jalan sudah semakin parah,"tambahnya.

Dengan harapan kepada pemerintah daerah melihat kembali kondisi jalan saat ini yang dalam keadaan semakin rusak dan berlubang, apalagi jalan tersebut juga merupakan jalur transportasi nasional dengan keberadaan terminal tipe A, seharusnya jalan itu menjadi prioritas pembangunan di tahun 2019 bukan di tahun selanjutnya.

"Melalui media ini semoga harapan kami bisa tersampaikan kepada pemerintah daerah,"harapnya. ()

Penulis:Dani/As
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...