100 Pemuda Dilatih Cegah Radikalisme dan Narkoba

Acehportal.com

Meulaboh, Acehportal- Organisasi Massa (Ormas) Front Pembela Tanah Air (PETA) melakukan pendidikan karakter dan pelatihan dasar organisasi untuk para calon kader lembaga tersebut. Setidaknya ada 100 orang pemuda yang ikut dan digembleng langsung oleh prajurit TNI Kodim 0105 Aceh Barat.

Pelatihan yang dimulai dari baris bebaris, pemberian materi tentang ideologi pancasila serta membangun komitmen untuk senantiasa mencintai negara dari sikap terkecil agar bisa menjadi warga negara yang berkarakter pancasila. Kegiatan berlangsung di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, tepatnya dibelakang gedung kampus STAIN TDM.

Dalam kegiatan itu mereka pula dididik untuk bisa menjadi pelopor anti narkoba dan mencegah lahirnya radikalisme dalam tubuh kepemudaan yang kini saat ini menjadi masalah bersama, baik secara daerah maupun nasional, sehingga tindakan amoral itu tidak dikaitkan dengan salah satu agama.

Ketua Front PETA Aceh Barat Amiruddin mengatakan. Pelatihan itu hanya dikhususkan untuk para pemuda yang mendaftarkan diri bergabung bersama lembaga berbaju loreng orange tersebut. Sehingga usai kegiatan mereka diharapkan dapat mengambil peran dalam masyarakat sesuai dengan Visi dan Misi PETA.

“Kegiatan ini untuk membentuk karakter dan wawasan kebangsaan pemuda yang bisa respon dan pro aktif untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, jangan sampai mereka dengan mudah disusupi oleh pemikiran radikal yang berujung pada tindakan melawan hukum,” ujar Amir, Minggu (8/12/2019).

Dijelaskannya, saat ini pemuda begitu terlena dengan kemajuan teknologi, terkadang mereka melupakan kewajiban sebagai warga negara yang harus bisa bersama-sama untuk membangun daerah. Apalagi, teknologi yang ada saat ini menghipnotis mereka yang tidak memiliki manajemen waktu.

Lebih lanjut dikatakan, pengaruh perkembangan zaman juga sangat sering membuat para pemuda terjun ke dunia narkoba, bukan hanya sebagai pemakai, bahkan sebagai pengedar barang haram itu.

“Hal itu jelas jelas merusak karakter bangsa, PETA berkomitmen untuk terus menjadi lembaga yang siap menangkis radikalisme dan pemuda yang bebas narkoba, kalau ada anggota peta yang terlibat dalam hal itu maka tidak segan segan untuk diproses secara aturan organisasi dan hukum yang berlaku,” tutur amir.

Sebanyak 100 orang itu dilatih langsung oleh parajurit TNI agar bisa menjadi pribadi yang disiplin serta taat aturan dan bisa menjadi pemecah masalah ketika hidup dalam masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, yang sudah dimulai sejak Sabtu 11 Desember kemarin. ()

Penulis:Dani/As
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...