Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas di Aceh Diharapkan Berkurang

Banda Aceh, Acehportal.com - Dir Lantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani berharap, angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas di Aceh dapat berkurang. Hal ini menjadi PR baginya dalam jabatan barunya sebagai Direktur Lalu Lintas.

Khususnya untuk angka kecelakaan lalu lintas di Aceh, pada tahun 2019 ini sedikit lebih meningkat. Oleh karenanya, Dicky mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkontribusi ke masyarakat agar angka kecelakaan dan pelanggaran ini dapat berkurang.

"Kita harapkan dengan sinergitas dan kontribusi serta kerjasama kita kepada masyarakat ini, angka kecelakaan dan pelanggaran itu berkurang tahun depan," ujarnya saat temu ramah bersama wartawan di salah satu warung kopi di Aceh Besar, Rabu (27/11/2019).

Dirinya menginginkan, kerjasama dan kontribusi ini lebih ditingkatkan di tahun depan, baik itu dari pihak kepolisian, media massa, Jasa Raharja dan lain sebagainya. Menurutnya, banyaknya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian dapat merugikan kita semua.

"Apalagi, korban adalah mayoritas usia produktif seperti pelajar, mahasiswa yang merupakan aset bangsa yang harus kita jaga. Jangan sampai mereka pandai, cerdas, namun budaya berlalu lintasnya kurang mengakibatkan terjadinya korban," ungkapnya didampingi Kepala Jasa Raharja Cabang Aceh, Mulkan.

"Kita harapkan pemuda-pemudi Aceh ini jangan ada yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan kita, karena korban kecelakaan lalu lintas ini tidak hanya menyebabkan kerugian dari generasi tetapi juga ekonomi dan lainnya," sambungnya.

Dir Lantas juga mengatakan, tahun depan, pihaknya akan lebih meningkatkan program budaya tertib berlalu lintas ke sekolah hingga universitas. Selain itu, pemantauan lalu lintas juga diterapkan melalui CCTV yang nantinya dapat memberlakukan tilang elektronik.

Sementara, Kepala Jasa Raharja Cabang Aceh, Mulkan mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Dit Lantas Polda Aceh dan yang lainnya dengan memberikan kepastian jaminan bagi masyarakat korban kecelakaan.

Disamping itu, pihaknya juga selalu bersinergi untuk mencegah terjadinya atau timbulnya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. "Saya imbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas," kata Mulkan.

Mulkan juga mengungkapkan, jumlah klaim kecelakaan lalu lintas di jalan raya atau santunan yang telah dikeluarkan pihak Jasa Raharja Cabang Aceh untuk masyarakat korban kecelakaan selama Januari hingga Oktober 2019 ini sebanyak Rp 62 miliar.

"Baik santunan kematian, cacat, perawatan dan sebagainya. Sejak Juni 2017 lalu sesuai dengan PMK Nomor 16 dan 17 Tahun 2017, santunan korban meninggal Rp 50 juta, biaya perawatan maksimal Rp 20 juta, cacat tetap maksimal Rp 50 juta tergantung persentasenya," paparnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...