PLT Gebernur Aceh: Polhut Harus Siap Awasi Penebangan Hutan Liar

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah

Meulaboh, Acehportal.com - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menegaskan kepada pihak terkait untuk mengawasi agar tidak ada lagi penebangan hutan yang merupakan faktor utama terjadinya bencana alam banjir di Provinsi Aceh.

Dikatakannya, pemicu utama terjadinya banjir disebabkan adanya penebangan hutan di hulu, karena itu dirinya meminta supaya tidak ada lagi penebangan kayu. "Kalau polisi kehutanan (Polhut) nya jalan, tentu tidak ada penebangan hutan,"katanya usai menghadiri acara Dies Natalis di kampus Universitas Teuku Umar, Rabu (20/11/2019).

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan kajian, jika hendak melakukan penanganan banjir diseluruh Aceh dibutuhkan dana 10 triliun hal tersebut tidak mampu ditangani oleh Pemprov Aceh.

"Kalau mau menyelesaikan persoalan banjir, kita tidak sanggup, butuh dana pusat. Banjir disini bukan berdiri sendiri tapi dari atas sana, karena itu penanganannya harus secara kajian geografi,"tambahnya.

Saat ini hutan Aceh sudah kritis, Sambungnya, akibat adanya penebangan yang tidak terkontrol, dari semula Aceh memiliki foresta hutan hingga 3 juta, namun saat ini semakin menurun dan diperkirakan hanya 1 juta.

"Melakukan penanganan supaya tidak banjir, melainkan bukan orangnya siapa atau gubernurnya siapa. Banjir kita itu penebangan hutan di hulu, dan saya harap jangan ada penembangan lagi kayu, siapapun tak boleh," harapnya.

Plt Gubernur Aceh usai menghadiri acara dies natalis UTU, kemudian meninjau kelanjutan pembangunan kampus baru Universitas Teuku Umar dan PLTU 3 dan 4 di Nagan Raya, selanjutnya mengunjungi warga yang terkena banjir di wilayah Aceh Barat.

Penulis:Dani
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...