Kejuaraan Hapkido Aceh Dimulai, Persiapan Menuju Juara Dunia di Hongkong

Banda Aceh, Acehportal.com – Sebanyak 80 Atlet dari berbagai daerah mengikuti kejuaraan Hapkido Aceh, kegiatan ini digelar tanggal 19 hingga 20 November 2019 yang berlangsung di Gedung Olahraga Lambung, Banda Aceh.

Ketua Panitia Kejuaraan Hapkido Aceh Budi Hermawan mengatakan, Kejuaaraan seni bela diri ini merupakan kejuaraan pertama di Aceh.

"Peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan ini antaranya perwakilan dari UIN Ar-Raniry, Kinderhut (aceh besar), Nagan Raya, Aceh Utara, Aceh Tengah, Banten, Kepri, Batam, dan Sumatera utara," ujarnya.

Ia mengatakan, Adapun kategori yang diperlombakan adalah Dae ryun (tarung), Hyung (seni gerak), Hoshinsul (self difen), Gum hyung (pedang), Shang jul gong hyung (double stick), Nak bop (longjump n high jump).

"Sebelumnya atlet hapkido dari Aceh ini sudah mendapat juara dari tingkat nasional hingga internasional, jelasnya.

Budi menambahkan, Atlet Hapkido Aceh banyak yang berprestasi seperti Atlet dari Aceh Besar bernama Huraira sudah mendapatkan juara dunia tahun lalu di Korea.

"Seperti di kejurnas kemarin juga atlet kita mendapatkan empat medali emas di semarang, terangnya.

Kejuaraan Hapkido ini, kata Budi, untuk persiapan kejuaraan dunia di hongkong yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang. "Ini sebagai pemanasan menghadapi kejuaraan dunia untuk mewakili Indonesia bulan depan," pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Dispora Aceh Saifullah mengatakan, kegiatan kejuaaraan Hapkido ini pihak Dispora Aceh sangat mendukung. Apalagi sebelumnya olahraga seni bela diri ini sudah pernah mengharumkan nama Indonesia khususnya Aceh di mata dunia.

"Untuk itu pihaknya wajib membantu dengan mengadakan open turnamen seperti ini. Dengan membuka open turnamen terbuka, sehingga bisa di ikuti peserta dari Sumatra dan provinsi tetangga lainnya, ujarnya.

Oleh karena itu, Dispora Aceh sangat berharap Atlet Hapkido Aceh dapat mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dan internasional.

“Untuk ke depan kita juga akan menghadapi PON 2020 di Papua dan PON 2024 sebagai tuan rumah nantinya, karena itu kami terus mendukung kegiatan seperti ini, karena tanpa kejuaraan kejuaraan kita tidak bisa mendapatkan atlet potensial,” pungkasnya.

Penulis:Dedi
Rubrik:Olahraga

Komentar

Loading...