Gedung Asrama Haji Mangkrak, Kakanwil Kemenag Aceh Minta Status Hukumnya Diperjelas

Banda Aceh, Acehportal.com - Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh memberikan laporan terkait pembangunan gedung Asrama Haji Embarkasi Aceh yang selama enam tahun ini mangkrak serta tak memiliki status hukum yang jelas kepada Menag RI, Fachrul Razi.

Itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan silaturahmi bersama ASN Kanwil Kemenag dan Alim Ulama Aceh di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Minggu (17/11/2019).

"Terkait pembangunan Asrama Haji yang mangkrak sejak 2013, Komisi VIII DPR RI sudah minta agar ini diproses segera agar statusnya jelas. Jika memang ada proses hukum harus jelas, kalau tidak juga harus ada rekomendasi pihak terkait sehingga Komisi VIII menyetujui anggaran untuk pembangunannya," ungkapnya.

Daud Pakeh mengaku, selama ini Asrama Haji Embarkasi Aceh hanya mampu menampung satu kloter setiap harinya. Proses penampungan jemaah haji pun dapat terganggu jika adanya sedikit kendala yang terjadi.

Sementara, Fachrul Razi mengaku bahwa apa yang disampaikan oleh Daud Pakeh juga sama seperti yang disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI. Legislatif itu tidak akan merekomendasikan anggaran pembangunan Asrama Haji Aceh jika status hukum gedung itu belum jelas.

"Saya sependapat tidak usah menunggu selesai proses hukumnya, kalau menunggu mungkin lama sekali. Mungkin kita bisa minta putusan pengadilan untuk mendapat izin membongkar dan melanjutkan pembangunan, sambil menunggu proses hukumnya selesai," kata Menteri.

Seperti diketahui, pembangunan gedung di Asrama Haji Aceh mangkrak sejak 2013 lalu. Saat ini pun kondisi gedung yang dibangun dengan anggaran Rp 10 miliar tersebut sangat memprihatinkan.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...