Kejagung RI Tindak Tegas Penyalahgunaan Wewenang Oknum Jaksa

IMG-20191114-WA0060

Banda Aceh - Pimpinan Kejaksaan Republik Indonesia tidak akan mentolerir serta akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan kewenangan oleh oknum Kejaksaan RI dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pembangunan yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan RI.

Hal ini terlampir dalam surat edaran dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia yang dikeluarkan dan tersebar di grup Whats'App di Banda Aceh, Kamis (14/11/2019). Surat itu pun ditujukan kepada seluruh gubernur serta bupati dan wali kota se Indonesia.

Surat bernomor R-1771/D/Dip/11/2019 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Intelijen, Jan S Maringka ini dikeluarkan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Forkopimda yang digelar di Sentul International Convention, Bogor pada 13 November lalu.

Diketahui, dalam rapat tersebut Presiden menyampaikan masih adanya sejumlah laporan tentang perilaku penyalahgunaan kewenangan oleh penegak hukum, termasuk oknum jaksa, yang dapat mengganggu kenyamanan pembangunan atau investasi di daerah.

Karenanya, Kejaksaan Republik Indonesia mengimbau agar tidak melayani/memfasilitasi segala bentuk permintaan baik uang/barang termasuk intimidasi/intervensi terhadap pelaksanaan proyek pekerjaan di lingkungan pemda yang dilakukan pihak jaksa, termasuk seluruh pimpinan jaksa di provinsi maupun kabupaten/kota atau oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan.

Jika terjadi upaya permintaan demikian, laporan dapat disampaikan ke Pimpinan Kejaksaan Republik Indonesia melalui Hotline Laporan Pengaduan di nomor (150227), Adhyaksa Command Centre (Whats'App 081318542001-2003) atau pada aplikasi Pro Adhyaksa yang dapat diunggah dj Google Playstore.

Pelapor dapat menyampaikan laporannya dengan mencantumkan identitas, kronologis kejadian serta data pendukung yang relevan. Identitas para pelapor pun akan dirahasiakan oleh pihak Kejaksaan Republik Indonesia.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...