Polresta Banda Aceh Musnahkan Sabu dan Ganja

Polresta Banda Aceh Musnahkan Sabu dan Ganja

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh kembali memusnahkan barang bukti sabu dan ganja kering di Halaman Mapolresta Banda Aceh, Kamis (7/11/2019). Barang bukti ini berasal dari sejumlah tersangka yang diamankan polisi di wilayah Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan berupa 989,86 gram sabu yang hampir satu kilogram serta 60 kilogram ganja kering yang merupakan hasil pengungkapan kasus Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh.

"Kita punya kewajiban setelah ditetapkan sebagai barang bukti narkotika dan menurut Undang-undang harus dimusnahkan," ujar Trisno kemarin.

Sabu yang ada, dimusnahkan dengan cara diblender menggunakan campuran alkohol. Sementara puluhan kilogram ganja dimusnahkan dengan cara dibakar hingga habis.

Kapolresta pun berpesan kepada masyarakat kota Banda Aceh dan sekitarnya bersama stackholder yang ada baik dari BNN, GANN atau yang lainnya untuk sama-sama menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

Sementara, Kasat Resnarkoba, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang yang baru beberapa bulan bertugas di Banda Aceh ini, menceritakan sebagian pengungkapan kasus yang menonjol yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh.

Pada Kamis (22/8/2019) sore, petugas Avsec Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda mengamankan dua calon penumpang berinisial MY dan MHD karena menyelundupkan tiga bungkus besar sabu yang diletakkan di sepatu dan di selangkangan.

“Dari keterangan tersangka, sabu diperoleh dari Bongkeng (nama panggilan) yang telah ditetapkan sebagai DPO, sabu ini akan dikirim ke Jakarta dan tersangka akan memperoleh uang sebesar Rp 20 juta per orang jika barang sudah tiba di Jakarta," ungkap Boby.

Petugas Avsec Bandara SIM langsung menyerahkan tersangka dan juga barang bukti kepada Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh untuk di amankan di Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara, pada Kamis (29/8/2019) lalu di salah satu jasa pengiriman di kawasan Aceh Besar, seorang tersangka berinisial AM ditangkap karena hendak mengirimkan 10 bungkus ganja kering yang sudah dikemas dalam bungkusan kopi.

“Paket berisi ganja ini diketahui saat petugas pengiriman barang memeriksa paket. Ganja dimasukkan ke dalam plastik kiloan berwarna biru lalu dibungkus rapi dengan kemasan kopi bermerek dan dimasukkan ke dalam dus, paket ganja ini akan dikirim ke Sukabumi, Jawa Barat," jelasnya.

Kasat menambahkan, para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 114 ayat 2 dari Undang-undang Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...