Kejati Aceh Kembali Periksa Dua Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek KJA Sabang

dok.acehportalPenyidik Kejati Aceh sita keramba milik KKP di Pelabuhan CT 3

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali memeriksa dua saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek Keramba Jaring Apung (KJA) di Sabang. Kedua saksi itu pun telah selesai menjalani pemeriksaan.

Hal ini dikatakan Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Munawal Hadi, Rabu (7/11/2019). Ia mengatakan, dua saksi yang diperiksa penyidik adalah ketua Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan, Muhaimin serta Sekretaris Pokja, Navy Watupongon.

"Keduanya dipanggil kembali oleh penyidik dan melakukan pemeriksaan kemarin," ujar Munawal saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kembali ini dilakukan untuk mendalami kasus proyek senilai Rp 45 miliar yang bersumber dari APBN 2017 tersebut.

"Mereka ditanya terkait pengadaan proyek dan pelaksanaan tender proyek, sebelumnya mereka juga sudah pernah diperiksa oleh penyidik," kata Munawal.

Dalam kasus itu, masih ada saksi lainnya yang akan diperiksa terkait pengadaan. Penyidik Kejati Aceh juga terus mendalami yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Aceh juga memeriksa empat saksi ahli yakni ahli sertifikasi kapal yang berasal dari Batam, dua saksi ahli dari Biro Klasifikasi Indonesia dan seorang saksi ahli dari akademisi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

Mereka, kata Munawal sebelumnya, diperiksa untuk melengkapi berkas perkara sebelum kasus ini dilimpahkan ke pengadilan. Dalam kasus ini, Kejati Aceh menyita uang tunai senilai Rp 36,2 miliar dari PT Perinus.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...