Empat Pencuri di Aceh Barat Ditangkap Polisi

IMG-20191030-WA0095

Meulaboh, Acehportal.com- Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat mengamankan empat pelaku kasus dugaan tindak pidana pencurian di beberapa tempat dalam wilayah hukum Polres setempat.

Masing-masing pelaku berinisial SD (24), S (20), A (20) dan DL (29). Keempatnya merupakan warga Kabupaten Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria Prakasa, Rabu (30/10/2019) kepada wartawan mengatakan, penangkapan terhadap empat orang tersebut dikarenakan terlibat kasus pencurian pada Bulan Juni hingga Oktober 2019 lalu. Namun kasusnya terungkap baru-baru ini, dengan penangkapan di lokasi terpisah.

“Kalau tindakan penangkapan kita lakukan di dua TKP. Saat ini keempat tersangka sudah kita amankan beserta dengan barang buktinya. Masih ada dua orang lagi yang kita curigai terlibat, keduanya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi,” katanya kepada wartawan.

Dikatakannya, keempat tersangka itu diduga telah mencuri beragam barang elektronik dari sejumlah rumah yang menjadi sasaran sipencuri tersebut. Mereka berhasil membobol satu unit Ruko di wilayah setempat dan barang yang dapat diambil tersangka antara lain televisi, handphone, sebuah tabung gas dan empat unit sepeda santai, serta sejumlah barang lainnya yang berharga.

Cara mereka beraksi, sambungnya, awalnya pelaku terlebih dulu memantau rumah atau ruko yang dijadikan target tersangka, ketika sudah terlihat sepi baru Pelaku melakukan tindakan pencurian.

“Seorang diantaranya ada yang melakukan begal terhadap korban dengan merampas handphone. Juga ada yang tersangkanya pernah ditangkap dan mengulang lagi perbuatannya (residivis),” ujar Kapolres.

Bobby menyebutkan, barang bukti yang dapat diamankan dari tersangka yakni, tiga unit televisi LCD, satu unit motor, empat unit sepeda, satu unit vacum cleaner, satu unit receiver, satu unit Hp merek Vivo, satu buah tang, dua buah helm dan satu buah tabung gas elpijo melon dan sejumlah uang kertas.

Atas perbuatannya, SD, S, A, dan AL sebagai tersangka, dijerat dengan pasal 363 ayat 2 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Penulis:Dan
Rubrik:DaerahHukum

Komentar

Loading...