Konflik Lahan Tak Kunjung Selesai Warga Tutup Jalan Menuju Perkebunan PT Fajar Baizuri

IMG-20191029-WA0035

Suka Makmue, Acehportal.com - Seratusan warga Desa Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, melakukan pemblokiran jalan perkebunan PT Fajar Baizury dan Brothers. Karena persoalan sengketa lahan antara warga dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit itu, sampai saat ini belum ada titik terang.

Perwakilan Warga Cot Mee, Samsuwir, Selasa (29/10/2019) mengatakan konflik lahan dengan perusahaan perkebunan dimaksud itu, sudah terjadi sejak Tahun 2011, sampai sekarang ini tidak adanya kejelasan mengenai penyelesaiannya. Padahal, 400 Ha luas lahan yang masuk Hak Guna Usaha (HGU) PT Fajar Baizuri murni milik masyarakat Desa Cot Mee.

Menurutnya, ratusan hektar lahan yang sudah diklaim milik perusahaan perkebunan sawit itu dinyakini cacat hukum atau illegal, lantaran warga memiliki bukti bahwa tanah mereka tidak masuk dalam area tersebut.

“Kalau memang lahan itu dalam HGU mohon dikeluarkan, kalau memang lahan itu tetap masuk dalam HGU silahkan diganti rugi dengan melibatkan pemerintah, jangan main kucing-kucingan," ujar Samsuwir.

Selama ini, katanya, pihak perusahaan diduga melakukan ganti rugi lahan kepada pihak tertentu secara diam-diam.

“Supaya jelas titik terangnya, tolong kepada instansi terkait untuk segera selesaikan permasalahan ini,” harapnya.

Pada saat aksi berlangsung, warga dilokasi juga sempat mengusir dua unit mobil milik perusahaan pengangkut sawit yang mencoba menerobos jalur diblokir itu.

Penulis:Dan
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...