Simeulue Dilanda Banjir dan Longsor

IMG-20191024-WA0167

Simeulue, Acehportal.com - Banjir dan tanah longsor terjadi di lima kecamatan di Simeulue kemarin. Banjir dan longsor ini dikarenakan hujan deras yang terus mengguyur wilayah setempat karena adanya perubahan cuaca di Aceh.

"Longsor terjadi pada Rabu (23/10/2016) malam kemarin di kawasan Gampong Bunon, Kecamatan Teupah Barat. Sementara banjir, terjadi di kecamatan lainnya pada Kamis (24/10/2019)," ujar Kalaksa BPBA, Sunawardi, Jumat (25/10/2019).

Ia menjelaskan, saat ini, longsoran telah menghabiskan hampir seluruh badan jalan sehingga arus transportasi dari kota Sinabang menuju Kecamatan Teluk Dalam tak dapat dilalui, begitu juga sebaliknya.

"Sementara estimasi kerusakan dan kerugian masih dalam pendataan. Kita sudah minta BPBD untuk berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk meninjau, melakulan pendataan, memberi logistik masa panik dan penanganan lainnya," jelasnya.

Berikut nama-nama gampong yang terdampak banjir beserta jumlah rumah terendam dan KK/jiwa terdampak:

Kecamatan Teupah Barat

- Desa : Leubang Hulu (116 rumah, sekolah dan satu pustu posyandu), 116 KK (425 jiwa)

Kecamatan Simeulue Tengah

  - Desa : Latitik (8 rumah, dan satu pustu posyandu), 8 KK (36 jiwa)

  - Desa : Lamayang (4 rumah), 4 KK (22 jiwa)

Kecamatan Simeulue Cut

  - Desa : Ujung Padang (5 rumah), 5 KK(14 jiwa)

Kecamatan Teupah Tengah

  - Desa : Abail (54 rumah), 54 KK (193 jiwa)

  - Desa : Nancawa (10 rumah),10 KK(35 Jiwa)

  - Desa : Labuah ( rumah),6 KK (28 Jiwa)

  - Desa : Busung (6 rumah)

  - Desa : Kahat (6 rumah)

Kecamatan Teupah Selatan

  - Desa : Suak Lamatan (54 rumah), 54 KK (196 Jiwa)

  - Desa : Alus-Alus (47 rumah), 47 KK (207 jiwa)

  - Desa : Labuhan Bajau (13 rumah), 13 KK

  - Desa : Labuhan Bakti (1 rumah), 1 KK

Penulis:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...