Gempabumi Tektonik Berkekuatan 3,6 Skala Rikter Guncang Tapaktuan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Edison Kurniawan dalam rilisnya menjelaskan, pada hari Senin, 16 Juli 2018, pukul 12:50:28 WIB, Kabupaten Bireun diguncang gempabumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=4.1 dengan posisi episenter pada koordinat 4.77 LU dan96.49 BT, tepatnya di darat pada jarak 42 km BaratDaya Kabupaten Bireun-Aceh pada kedalaman 17 km. Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Takengon dengan intensitas gempabumi I-II SIG-BMKG (II-III MMI). Namun sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan. Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas sesar Aceh. Kepada masyarakat disekitar Takengon, dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertangjungjawab. Masyarakat juga dihimbau untuk mengikuti arahan Pemerintah daerah melalui BPBD dan mengikuti perkembangan informasi gempabumi susulan dari BMKG.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sekitar pukul 08.31 WIB pagi tadi, wilayah Tapaktuan diguncang gempabumi tektonik. Dari hasil analisa BMKG menujukkan, gempabumi itu berkekuatan 3,6 skala rikter.

Hal ini dikatakan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro, Kamis (10/10/2019).

"Episenter terletak pada koordinat 3,22 LU dan 97,25 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 kilometer tenggara Aceh Selatan pada kedalaman 5 kilometer," ujarnya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, jelas Djati, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas segmen sesar Batee.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Tapaktuan II MMI.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya," katanya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).

"Atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...