Buat Grup Whats’App dan Facebook G30S STM Bangkit Pria Aceh Utara Ini Ditangkap

IMG_20191009_111237

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Seorang pria asal Aceh Utara berinisial M (31) ditangkap tim Dit Reskrimsus Polda Aceh. Pasalnya, ia diduga melakukan provokasi yang berpotensi menciptakan kerusuhan dan mengajak demo penolakan RUU KPK.

Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin mengatakan, M dengan sengaja membuat grup di media sosial Whats'App dan Facebook untuk menyebarkan kontek yang mengandung provokasi, gangguan SARA dan sejenisnya.

"Yang bersangkutan sengaja membuat grup Whats'App dan Facebook bernama G30S STMBangkit dan Revolusi Mental. Di dalamnya, ia membuat kreator untuk memprovokasi kerusuhan demo," ujarnya didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono Kamis (10/10/2019).

Dijelaskan, M juga diketahui membuat video provokasi tentang kekerasan aparat kepolisian saat menangani aksi unjuk rasa. Video itu pun menjadi viral di media sosial.

"Anggota grup itu sekitar 100 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam grup itu yang bersangkutan menyebarkan gambar dan video provokatif serta mengajak pelajar untuk ikut demo dan melakukan kerusuhan," jelasnya.

Kepada petugas M mengaku, grup Whats'App dan Facebook itu dibuatnya pada September lalu saat demo penolakan RUU KPK dan RUU KUHP. Setelah diketahui, tim siber Dit Reskrimsus Polda Aceh pun langsung melakukan penyelidikan.

"Ditangkap di Lhoksumawe Kamis (3/10/2019) lalu. Postingan pelaku memberikan pemahaman yang negatif terhadap pemerintahan saat ini. Ia dijerat UU ITE dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara," kata Saladin.

Diketahui, M juga sempat menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat serta pemerintah dan pihak kepolisian atas apa yang telah dilakukan. Saladin mengimbau agar masyarakat tak melakukan hal yang serupa yang dapat menimbulkan perpecahan.

"Saya minta maaf atas apa yang telah saya lakukan, termasuk ke Polri, ini salah dan jangan ditiru," katanya singkat di hadapan petugas kepolisian dan wartawan.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...