Kodam IM Tindak Oknum Prajurit Terlibat Narkoba di Hotel

Pomdam IM tangkap oknum TNI diduga konsumsi sabu di Hotel Hermes Palace Banda Aceh/foto ist

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Danpomdam Kolonel Zulkarnain, SH membenarkan adanya penangkapan oknum tersebut. "berita tersebut benar dan para tersangka oknum TNI sedang di proses di Pomdam dan tersngka sipil diserahkan ke Polda Aceh, dan kejadian penangkapan itu tanggal 02 Oktober 2019 pukul 00.10 (Rabu dini hari)," terang Danpomdam IM.

Menurut Danpomdam Zulkarnain, yang jelas dengan penangkapan tersebut menunjukkan komitmen kuat Kodam IM dalam pemberantasan Narkoba di Aceh khususnya bagi personel TNI AD.

Danpomdam, menegaskan Kodam Iskandar Muda tidak akan mentolerir anggotanya terhadap masalah yang berkaitan dengan pelanggaran narkoba. "Yang jelas perintah panglima kepada saya, kita tidak akan tolerir jika ada anggota TNI yang tersangkut masalah narkoba. Proses hukumnya akan terus berlanjut," tegas Kolonel Zulkarnain lagi.

"Panglima Kodam Iskandar Muda dan jajarannya termasuk kita, telah berkomitmen tidak akan memberi ampun terhadap anggota kita yang melakukan pelanggaran narkoba. Baik perwira, bintara atau tamtama akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Kita komit terhadap hal itu," jelas Danpomdam IM.

Sebelumnya tim gabungan yang terdiri dari Pomdam Iskandar Muda dan Polda mengamankan sekitar 10 orang yang terdiri dari lelaki dan perempuan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di salah satu hotel berbintang di Banda Aceh, Rabu (2/10) dinihari.

Menurut informasi yang dihimpun, lima orang lelaki termasuk sejumlah oknum aparat dan la orang perempuan muda. Dalam penangkapan itu, petugas pun mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu dan satu alat isap (bong).

Lelaki yang diamankan berinisial MJ, Swasta, warga Banda Aceh yang memang diketahui positif narkoba setelah dilakukan tes urin. Selain MJ, petugas juga mengamankan empat oknum aparat berinisial AH, warga Jawa Barat dan NV, warga Aceh Besar serta AG dan BN, warga Banda Aceh.

Dari keempat oknum berpangkat Letkol, Praka, Serka dan Kopda itu, dua orang diantaranya yang diketahui positif narkoba setelah dilakukan tes urin adalah AH dan NV. Dua orang lainnya yakni AG dan BN diketahui tidak menggunakan narkoba dan hasil tes urin negatif.

Informasi lainnya menyebutkan, perempuan yang diamankan berinisial AM, warga Bener Meriah, SS, warga Pidie serta RU, warga Aceh Tengah. Ketiganya berstatus sebagai mahasiswi dan diketahui positif menggunakan narkoba.

Sementara dua orang perempuan lainnya yakni LV, warga Banda Aceh serta WR, warga Aceh Besar yang berstatus sebagai pekerja swasta. Dari kedua orang tersebut, hanya LV yang positif menggunakan narkoba.

Penulis:Rol/redaksi
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...