Fraksi Partai Aceh Wacanakan Pembangunan Museum Teuku Hasan Muhammad Di Tiro

Iskandar Usman Alfarlaky

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Fraksi Partai Aceh pernah mengusulkan dibangunya Mesium Teuku Hasan Muhammad Di Tiro kepada Pemerintah Aceh akan tetapi sampai saat ini belum terealisasi dan bahkan tidak sedikitpun terpikir untuk itu.

Ketua Fraksi partai Aceh Iskandar Usman Alfarlaky mengatakan, keberadaan museum ini sangat penting dan memiliki nilai sejarah yang panjang tidak hanya mengingatkan perlawanan GAM dengan Pemerintah Indonesia akan tapi juga mengingatkan akan pentingnya Perdamaian Aceh yang terbangun saat ini.

Terlebih perdamaian ini tidak hanya melibatkan Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka semata, dunia internasional juga terlibat atas penyelesaian konflik Aceh waktu itu.

“Ketokohan Teuku Hasan Muhammad Di Tiro tidak hanya berkaitan dengan GAM saja, beliau juga sangat berjasa untuk Pemerintah Indonesia karna beliau pernah ditunjuk sebagai staf atase penerangan di Kantor Perutusan Tetap Pemerintah Indonesia (PTRI) di New York Amerika Serikat.” Ujarnya Iskandar.

Oleh karena itu, Fraksi kami, Fraksi Partai Aceh meminta kepada Plt. Gubernur Aceh mengalokasikan anggaran untuk pembangunan gedung museum tersebut.

Selain wacana pembangunan museum, Fraksi Partai Aceh juga menyayangkan dalam penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh tahun 2020 Fraksi Partai Aceh tidak menemukan adanya alokasi dana khusus untuk pengkajian dan pembelajaran kurikulum pendidikan yang berbasis muatan lokal Aceh.

Sepertihalnya sejarah perdamaian Aceh antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka, Sejarah Tsunami Aceh, penemuan- penemuan terbaru tentang Peradaban Aceh dimasa  kerajaan yang saat ini sangat banyak ditemukan oleh para arkeolog Aceh seperti jejak makam kuno kerajaan Lamuri, jejak persudaraan Aceh dengan Turky, Jejak Persaudaraan Aceh dengan malaka dan sebagainya.

Jika muatan lokal ini tidak segera dimasukkan dalam kurikulum pendidikan maka tidak tutup kemungkinan sejarah Aceh akan semakin kelam.

Penulis:Rol/Redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...