Polusi Debu Semakin Menganggu, Mahasiswa Poltekkes Meulaboh Bagi Masker untuk Pengguna Jalan

IMG-20190929-WA0017

Meulaboh, Acehportal.com- Puluhan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Cabang Meulaboh, membagikan masker kepada pengguna jalan Meulaboh-Tapaktuan, tepatnya di depan perusahaan PLTU Nagan Raya dan PT Mifa Bersaudara di Desa Peunaga Cut, Aceh Barat, Minggu (29/9/2019).

Kegiatan pembagian masker itu sengaja dilakukan diwilayah aktivitas kerja perusahaan PT Mifa Bersaudara dengan PLTU supaya dua perusahaan tersebut lebih peka terhadap kesehatan masyarakat setempat dari dampak aktifitasnya hingga menimbulkan debu.

Dalam kegiatan tersebut sejumlah mahasiswa juga ikut membentangkan poster yang bertuliskan" jangan rusak generasi kami karena asap dan debu" sambil meneriakkan yel-yel sebagai bentuk protes terhadap dua perusahaan tersebut.

Kondinator lapangan, Rona Julianda kepada wartawan mengatakan, kegiatan pembagian masker tersebut dibagikan terutama bagi masyarakat setempat dan pengguna jalan yang melintasi kawasan PLTU dengan PT Mifa Bersaudara, supaya warga yang berada di sekitar paham terhadap dampak dari aktifitas dua perusahaan pertambangan tersebut.

"Sudah banyak sekali kami mendengar keluh kesah dari masyarakat mereka menyampaikan ada anaknya yang terkena asma dan ada juga yang terkena paru-paru akibat terhirup debu,"ungkapnya

Selain itu, sambungnya, beberapa dari masyarakat juga mengaku dampak dari aktivitas dua perusahaan tersebut sudah menimbulkan hal yang negatif, seperti banyaknya debu sehingga membuat para pendagang sekitar minimnya pendapatan dan bahkan tidak laku sama sekali."kata Julianda.

Salah satu warga Peunaga Cut, Darna juga mengaku, sudah dua tahun lebih dirinya tidak berjualan dikarenakan tidak ada pembeli akibat banyaknya debu sehingga membuat warungnya sepi pelanggan.

"Sebenarnya tidak layak lagi duduk disini jualan nasi tidak bisa lagi bahkan anak saya juga terkena asma kalau bisa cepat-cepat diganti rugi biar bisa kami pindah dari sini,"ujar Darna pada saat ditanyain oleh sejumlah mahasiswa.

Mahasiswa berharap pihak perusahaan harus lebih memperhatikan kesehatan masyarakat setempat, terlebihnya jika ada kegiatan bakti sosialisasi seperti pengobatan gratis yang dilakukan oleh pihak perusahaan hal tersebut sangat membantu terhadap kesehatan bagi masyarakat sekitar.

"Kalau memang ada kegiatan pengobatan gratis, pihak perusahaan setidaknya mengklarifikasi kami dan melibatkan mahasiswa kesehatan. Bahkan kami juga banyak lembaga-lembaga keperawatan lainnya,"pungkasnya.

Penulis:Dan
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...