Danrem 012/TU Gelar Coffee Morning Dengan Jurnalis Aceh Barat

IMG-20190927-WA0035

Meulaboh, Acehportal.com- Danrem 012 /TU, Kolonel inf Aswardi menggelar coffee morning bersama sejumlah jurnalis wilayah peliputan Aceh Barat, dilapangan Makorem setempat, Jumat (27/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Danrem 012/Teuku Umar kepada wartawan menyampaikan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selama ini, pihaknya gencar melakukan Sosialisasi bersama seluruh jajaran polri, BPBD, unsur kecamatan, hingga di tingkat desa.

Menurutnya penyampaian pencegahan karhutla ini perlu dibantu para jurnalis, agar informasi sisi negatif dampak karhutla dapat disebarkan luaskan sebagaimana peran mereka dalam memberitakan, sehingga nantinya dapat diketahui orang banyak terkait bencana tersebut.

Apalagi, masih banyak dari oknum-oknum masyarakat yang belum paham betul sisi negatif dampak karhutla, sehingga mereka terus melakukan pembakaran lahan sebagai cara membuka lahan baru, yang padahal cara demikian dapat menimbulkan bencana seperti yang terjadi selama ini.

Lanjutnya, faktor bencana alam karhutla rentan terjadi saat musim panas, ditambah adanya pembakaran sehingga tidak menutup kemungkinan hal itu tak terhindarkan. Bencana tersebut, menurut banyak pakar, 99 persen terjadi akibat ulah manusia, bukan murni sebab faktor alam.

"Butuh waktu lama jika membuka sebuah lahan dengan cara manual dan tradisional, tetapi tidak membahayakan masyarakat lainnya. namun yang dilakukan mereka dengan cara membakar, mereka tidak sadar dampak dari kebakaran hutan tersebut dapat menimbulkan hal-hal yang negatif kepada masyarakat sekitar,"ungkapnya

Dirinya bersyukur, karena sejauh ini dia menilai tingkat kesadaran masyarakat di daerah wilayah pimpinannya mulai terkontrol, selain itu mengenai kembakaran hutan khususnya di wilayah Aceh Barat juga terlihat semakin berkurang.

"Faktor cuaca juga mendukung proses percepatan pemadaman kebakaran hutan di wilayah Aceh Barat, kalau kita bandingkan dengan wilayah lain seperti Jambi, Riau, Sumatera Selatan sampai saat ini di kabar berita online kebakaran masih terus terjadi,"terangnya.

Karenanya, pihaknya bersama instansi terkait akan terus mengingatkan warga baik dalam bentuk kegiatan saremonial maupun secara langsung.

"Sebab membakar hutan untuk membuka lahan akan menimbulkan hal-hal yang negatif bagi masyarakat lainnya, lebih baik membuka lahan dengan cara manual atau tradisional, agar bencana serupa di daerah kita ini tidak lagi terjadi,"harapnya.

Penulis:Dan
Rubrik:Kodam IM

Komentar

Loading...