Rekomendasi Fraksi NasDem Terhadap RAPBA 2020

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Fraksi NasDem merekomendasikan terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2020 agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di Aceh.

“Diperlukan program/kegiatan prioritas yang dapat mempercepat terealisasinya Aceh Caroeng dan dibutuhkan upaya-upaya yang berkaitan dengan rumusan kebijakan peningkatan mutu pendidikan patut diberi fokus yang lebih serius, namun demikian penting diperhatikan agar tidak terjadi tumpang tindih program/kegiatan antara lembaga-lembaga yang terkait untuk itu, lembaga – lembaga yang ikut berkontribusi dalam menjalankan misi Aceh Caroeng harus selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sehingga program atau kegiatan yang diimplementasi dapat berjalan sinergis dan harmonis.” Ujar ketua Fraksi NasDem Ir. H. Saifuddin Muhammad.

Selain itu, terkait UUPA (keberlanjutan perdamaian), NasDem juga memberikan pemasukan dalam konteks pembangunan keberlanjutan perdamaian, kami mendapatkan informasi dari pihak - pihak terkait dan masyarakat bahwa masih banyak potensi-potensi konflik laten di tengah masyarakat yang sifatnya konflik sosial belum tertangani dengan baik.

Dan terakhir Fraksi NasDem juga berpendapat bahwa Jln.T.Nyak arief merupakan Jalan Protokol yang sangat padat saat ini, dimana terdapat banyak perkantoran Pemerintah antara lain Kantor Gubernur , Polda Aceh, dan Lain-lain. Oleh karena itu sejalan dengan program preoritas RAPBA Tahun Anggaran 2020, yaitu pembangunan insfrasrtuktur yang terintregrasi.

Maka Pemerintah Aceh perlu mendukung program yang telah di gagas oleh Wali Kota Banda Aceh untuk pembangunan jalan lingkar dua jalur dari Pelabuhan Ulee Lheue ke Lampulo sampai kepintu tol Lambada Lhok kecamatan Baitussalam sepanjang 13 km.

Jalan baru ini akan menjadi solusi tepat yang akan mengurai kepadatan lalu lintas terutama pada jam sibuk di ruas Jalan T.Nyak Arief, mulai dari simpang mesra sampai kejembatan lampriek, dan juga untuk memperlancar truk-truk material yang didistribusikan barang – barang dari Pelabuhan Malahayati serta barang – barang dari kawasan Industri Ladong, juga akan menjadi pusat bisnis baru dan menambah jalur Wisata Aceh, Provinsi tercinta ini.

Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...