Cara Santun Menghadapi Aksi Mahasiswa di Aceh

acehportal.comAksi mahasiswa di DPRA tolak RUU KUHP

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Ratusan mahasiswa gabungan dari berbagai kampus menggelar aksi di halaman gedung DPRA.

Mahasiswa memberikan petisi kepada DPRA yang harus ditandatangani. Dalam petisi tersebut mahasiswa juga memberikan waktu kepada anggota DPRA selama tujuh hari terhitung dari tanggal 25 September sampai 1 Oktober 2019.

DPRA harus menyerahkan petisi ini kepada DPR RI, apabila tidak dilaksanakan maka DPRA harus mengundurkan diri, tulis mahasiswa dalam surat petisi tersebut.

Adapun isi petisi tersebut,
1. Meminta Pemerintah (Presiden) untuk mengeluarkan Perpu pembatalan UU KPK serta menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
2. Meminta DPR RI membatalkan RUU KUHP yang bermasalah diantaranya pasal 218, 220,241,340.
3. Meminta kepada DPR RI mengindahkan aspek transparansi, aspirasi dan partisipasi publik dalam proses pembahasan RUU
4. Menuntut negara untuk mengusut dan mengadili oknum oknum yang tidak bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia.

Aksi tersebut langsung diterima Wakil Ketua DPRA T Irwan Djohan, dengan caranya sendiri Irwan mendinginkan ratusan mahasiswa tersebut. T Irwan Djohan mengajak mahasiswa masuk ke dalam Gedung Paripurna dan dengan tertib para mahasiswa masuk ke dalam rumah rakyat tersebut.

T Irwan Djohan sebagai anggota DPRA yang juga Pimpinan DPRA tidak duduk di kursi melainkan duduk lesehan di lantai bersama mahasiswa. Kemudian mendengarkan orasi mahasiswa dan ditanggapi langsung olehnya. Aksi tersebut akhirnya berlangsung aman dan damai tanpa ada kericuhan maupun bentrokan dengan aparat keamanan.

Meski demikian ratusan personil keamanan telah disiagakan lengkap dengan peralatan anti huru haranya dan mobil water canon juga telah parkir di halaman Kantor DPRA.

Penulis:Rol/redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...