Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Laksanakan Co Ex bagi Badan Usaha

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - BPJS Kesehatan terus memberikan kemudahan bagi pesertanya baik untuk mengurus administrasi kepesertaannya maupun kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.

Salah satu kemudahan yang diberikan khususnya kepada badan usaha melalui mekanisme Compliance Express (Co Ex) yang merupakan layanan cepat ditujukan untuk menjaga Kepatuhan Badan Usaha dalam memenuhi regulasi yang telah diatur, berupa registrasi badan usaha, penambahan, penonaktifan, perubahan data peserta, pembayaran iuran, dan konsultasi mengenai Program JKN-KIS.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, T. M. Afandy, Selasa (24/09/2019) diruang kerjanya.

Dalam kesempatan itu, kata dia, pihaknya mengundang 4 badan usaha yang sudah registrasi, namun belum semua data pekerjanya didaftarkan untuk hadir di BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh untuk membantu mendaftarkan pekerjanya melalui mekanisme Co Ex yang bersinerginya antar bidang di BPJS Kesehatan dalam 1 pintu, sehingga mempercepat proses pendaftaran pekerjanya karena langsung di eksekusi data ke dalam aplikasi pendaftaran peserta badan usaha atau e-Dabu.

Dikatakannya, alur layanan Co Ex ini dimulai dari badan usaha membawa kelengkapan berkas dan data, kemudian mengisi absensi kehadiran melalui staf Relationship Officer, selanjutnya petugas pemeriksa memastikan adanya selisih data pekerja serta data gaji pekerja, staf Back Relationship Officer melakukan edukasi penggunaan aplikasi e-Dabu dan memastikan data pekerja tersebut valid dan terakhir eksekusi data pekerja yang belum didaftakan ke dalam aplikasi e-Dabu oleh staf Relationship Officer.

Salah satu perwakilan dari badan usaha yang hadir pada kegiatan Co Ex tersebut, Nisa mengatakan sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dengan mengundang langsung badan usaha tempatnya bekerja untuk diedukasi dan didaftarkan pekerjanya ke dalam aplikasi e-Dabu.

“Sebelumnya, kami mendapatkan undangan dari BPJS Kesehatan untuk hadir kemari dengan membawa kelengkapan berkas 63 pekerja yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS serta juga sesuai izin dari direktur bahwa seluruh karyawan harus didaftarkan menjadi peserta dan pada hari ini sudah di input dalam aplikasi e-Dabu, in syaa Allah 100% nantinya akan menjadi peserta JKN-KIS,” kata Kepala Bagian Tata Usaha di Rumah Sakit Harapan Bunda Banda Aceh ini.

Saat diminta tanggapannya mengenai aplikasi e-Dabu yang versi terbaru yang saat ini dikembangkan oleh BPJS Kesehatan yaitu e-Dabu 4.2 Ia mengungkapkan aplikasi tersebut membantu dalam menonaktifkan data peserta karena karyawan tidak bekerja lagi ataupun penambahan karyawan untuk menjadi peserta.

“Aplikasi e-Dabu terbaru ini mudah dan gak ribet karena sebelumnya juga kami sudah mendapatkan pelatihan dan mendapatkan buku panduan dari BPJS Kesehatan bagaimana menggunakannya,”pungkasnya.(*)

Komentar

Loading...