Melawan Petugas Saat Ditangkap, Pelaku Penusukan di Seulimum Di dor

Tersangka penusukan di rawat di rumah sakit

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pelaku penusukan seorang pedagang kopi di Seulimum, Aceh Besar yang terjadi kemarin akhirnya meninggal dunia setelah terkena timah panas polisi saat penangkapan, Senin (23/9/2019) siang.

Tersangka berinisial AJ (39), warga setempat. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis saat tiba di Rumah Sakit Umum Satelit Indrapuri, Aceh Besar.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, penangkapan terhadap AJ dilakukan di rumahnya sekitar pukul 11.15 WIB. Penangkapan itu pun diwarnai perlawanan sengit oleh tersangka.

Tim Polsek Seulimum dan Sat Reskrim Polres Aceh Besar melakukan penyelidikan dan hendak menangkap pelaku di rumahnya. Namun, ia terpaksa dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap. Bahkan, pelaku nekat mengejar petugas menggunakan gunting.

"Sebelumnya tim bernegosiasi dengan pelaku agar menyerah, namun pelaku keluar dari rumahnya membawa sebuah gunting dan mencoba menyerang petugas," ujar Direktur.

Meski telah diberikan tembakan peringatan ke udara oleh petugas, tersangka AJ tetap tak menghiraukannya dan kembali berusaha menyerang petugas berulang kali. Akhirnya, ia pun ditembak dan terkena peluru di bagian perut.

"Langsung dibawa ke Puskesmas Seulimum yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Satelit Indrapuri. Namun setiba di rumah sakit, pelaku dinyatakan meninggal dunia," ungkap Kombes Pol Agus Sarjito.

Saat ini, jasadnya telah dikembalikan ke pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan. Sebelumnya diberitakan, seorang pedagang kopi yakni M Hafif (30), warga Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar meninggal dunia usai ditusuk oleh AJ, Sabtu (21/9/2019) malam.

Peristiwa penusukan ini terjadi saat korban sedang berjualan kopi di warung miliknya. "Saat itu tiga warga sedang ngopi, tiba-tiba pelaku datang langsung merusak meteran listrik warung sehingga listrik padam," ujar Agus, Minggu (22/9/2019) kemarin.

Pelaku mendatangi korban dan langsung menyerang korban dengan sebuah pisau. Korban ditusuk sebanyak dua kali di bagian dada kiri dan leher kanan. Korban pun terkapar dan pelaku langsung melarikan diri.

"Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Seulimuem kemudian dirujuk ke RS Satelit Indrapuri, namun dalam perjalanan Korban meninggal dunia," katanya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...